Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in
graphic myspace at Gickr.com

GUEST LIST

Tampilkan postingan dengan label Top Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top Article. Tampilkan semua postingan

Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara

Lewat nada suara, Anda dapat mendeteksi kesetiaan pasangan.

Bahasa tubuh dapat menjadi indikasi seseorang sedang berselingkuh atau tidak setia. Namun tak hanya itu, lewat nada suara, Anda juga dapat mendeteksi kesetiaan pasangan. Benarkah? Coba buktikan sendiri!

Peneliti menemukan, pria dengan nada suara makin rendah makin besar kemungkinannya akan menjadi pasangan yang tak setia. Sebaliknya, pada wanita yang memiliki volume suara lebih tinggi lebih mungkin untuk tidak setia.

Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian dari McMaster University adalah penelitian pertama yang menguji hubungan antara nada suara dan perselingkuhan. Pengujian ini berdasarkan wawasan adanya evolusi dari suara manusia dan hubungannya dengan cara seseorang memilih pasangan.

Salah seorang peneliti, Jillian O'Connor berkata, "Dalam hal strategi seksual, kami menemukan bahwa pria dan wanita akan menggunakan nada suara sebagai trik untuk memikat lawan jenis."

Peserta dalam penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary online Psikologi, diminta untuk mendengarkan dua versi klip yang direkam dari suara pria dan wanita. Secara elektronik nada suara dimanipulasi untuk menjadi lebih tinggi dan lebih rendah. Kelompok ini kemudian bertanya yang mana, dari masing-masing pasangan, lebih mungkin untuk berselingkuh secara seksual pada pasangan mereka.

Profesor David Feiberg, yang juga berpartisipasi penelitian itu, mengatakan, "Nada suara merupakan alasan yang mempengaruhi persepsi adanya perselingkuhan. Hal ini mungkin karena adanya hubungan antara pitch atau nada suara, hormon dan perselingkuhan.

"Pria dengan kadar testosteron yang lebih tinggi memiliki suara bernada rendah, dan wanita dengan tingkat estrogen lebih tinggi memiliki suara bernada tinggi. Tingginya kadar hormon ini berhubungan dengan perilaku setia, dan temuan kami menunjukkan individu dapat menggunakan ini dalam pencarian pasangan."

Perselingkuhan memang bisa memberikan dampak emosional, karena berpotensi merugikan keluarga dan mengganggu kondisi finansial. "Tapi ini menunjukkan bahwa melalui proses evolusi, kami telah mempelajari cara untuk menghindari pasangan yang mungkin tidak setia sebagai mekanisme perlindungan."

Brandan Slide Show

Untuk sobat2 koe....Mengobati rasa rindu yang mendalam untuk pulkam ( pulang kampung ), namun belum bisa karena kesibukan dan lain halnya...mari kita saksikan Brandan Slideshow ini...hehehe



Asal Muasal Nama Pangkalan Brandan

Jl.Masjid - Pangkalan Brandan

BRANDAN atau Pandan adalah sejenis tumbuhan, dari situlah dipanggil Pangkalan Berandan, yang terletak di Kecamatan Brandan Barat dalam pemerintahan Kebupaten Langkat. Daerah Kabupaten Langkat terletak pada 3014’ & 4013’ lintang utara, serta 93051’ & 98045’ bujur Timur dengan batas-batas sebelah utara dengan selat Melaka dan Propinsi D.I.Aceh. Selatan berbatas dengan Dati II karo, timur dengan Dati II Deli Serdang, juga barat dengan Dati D.I Aceh .

Pangkalan di pinggir Sungai Bebalan yang mengalir ke Laut Selat Melaka, dipenuhi rumah-rumah nelayan yang tidak teratur, menambah seri dan indahnya panorarama di situ. Laut yang bergelombang tenang, bayu yang menyapu muka, bersih, sejuk dan menyegarkan.

Menurut sejarah, pada masa pemerintahan Belanda dan Jepang, Kabupaten Langkat masih berstatus keresidenan dan kesultanan (kerajaan). Pimpinan pemerintahan disebut Residen dan berkedudukan di Binjai dengan Residennya Morry Agesten. Residen mempunyai wewenang mendampingi Sultan Langkat di bidang orang-orang asing saja, sedangkan bagi orang-orang asal atau pribumi, berada ditangan pemerintahan kesultanan Langkat.

Kesultanan Langkat berturut-turut dijabat oleh Sultan Haji Musa Almahadamsyah 1865-1892, Sultan Tengku Abdul Aziz Abdul Jalik Rakhmatsyah 1893-1927 dan Sultan Mahmud 1927-1945/46. Dibawah pemerintahan Kesultanan dan Assisten Residen, struktur pemerintahan disebut ‘luhak’ Di bawah luhak disebut Kejuruan (Raja kecil) dan Distrik, secara berjenjang disebut Penghulu Balai (Raja kecil Karo) yang berada didesa.

Pemerintahan luhak dipimpin secara Pangeran, pemerintahan kejuruan dipimpin seorang Datuk. Pemerintahan distrik dipimpin seorang Kepala Distrik. Untuk jabatan kepala kejuruan dan Datuk hendaklah dipegang oleh penduduk asal yang pernah menjadi raja didaerahnya. Pemerintahan Kesultanan di Langkat telah dibagi atas 3 kepala Luhak.

Pada awal 1942, kekuasaan pemerintah kolonial Belanda beralih ke pemerintahan Jepun, namun sistem pemerintahan tidak mengalami perubahan, hanya sebutan Keresidenan berubah menjadi SYU, yang dipimpin oleh Syucokan. Afdeling diganti dengan Bunsyu dipimpin oleh Bunsyuco. Kekuasaan Jepun ini berakhir pada saat kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17-08-1945.

Pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, Sumatera dipimpin oleh seorang Gubernur iaitu Mr.T.M.Hasan, sedangkan Kabupaten Langkat tetap dengan status keresidenan dengan asisten residennya atau kepala pemerintahannya dijabat oleh Tengku Amir Hamzah, yang kemudian diganti oleh Adnan Nur Lubis dengan sebutan Bupati. Pada tahun 1947-1949, terjadi agresi militer Belanda I, dan II, dan Kabupaten Langkat terbagi dua.

Yaitu pemerintahan Negara Sumatera Timur (NST) yang berkedudukan di Binjai dengan kepala Pemerintahannya Wan Umaruddin dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedudukan di Pangkalan Berandan, dipimpin oleh Tengku Ubaidulah. Berdasarkan PP No.7 Tahun 1956 secara administratif Kabupaten Langkat menjadi daerah otonomi yang berhak mengatur rumah tangganya sendiri dengan kepala daerahnya (Bupati) Netap Bukit.

Kenapa Styrofoam harus di jauhi ?


Mulai sekarang, jauhkan kehidupan Anda dari wadah makanan bernama styrofoam. Wadah tersebut berbahaya bagi tubuh dan lingkungan. Nah, berikut sejumlah alasan kenapa styrofoam harus dijauhi:

Banyak penyakit.
Endapan dari lapisan kimianya menimbulkan gangguan pada sistem endrokin dan reproduksi manusia. World Health Organization (WHO) juga sudah menyatakan kalau styrofoam masuk di kategori bahan karsinogen atau bahan penyebab kanker.

Makin panas, makin bahaya.
Jika styrofoam dipanaskan dalam microwave, suhu panasnya akan mempercepat pergerakan bahan kimia ke dalam makanan atau minuman tersebut.

Penghasil limbah.
Data dari Environmental Protection Agency (EPA) menyebutkan styrofoam adalah penghasil limbah ke-5 terbesar di dunia. Selama proses produksinya, styrofoam melepaskan 57 zat berbahaya ke udara. Tentu saja itu mengganggu pernapasan.

Tidak bisa didaur ulang.
Styrofoam tak dapat didaur ulang karena terbuat dari bahan kimia. Beberapa perusahaan berusaha meminimalisir sampah styrofoam ini dengan cara menghancurkannya, kemudian membentuknya menjadi kemasan baru.

Styrofoam tidak dapat diurai oleh alam, sehingga biasanya dibuang ke laut dan akhirnya merusak ekosistem dan biota laut.

Maulid Dalam Al-Qur’an dan Hadits

Rabiul Awal adalah bulan bertabur pujian dan rasa syukur. Di bulan ini, seribu empat ratus tahun silam, terlahir makhluk terindah yang pernah diciptakan Allah SWT. Namanya Muhammad SAW. Kita patut memujinya, karena tiada ciptaan yang lebih sempurna dari Baginda Nabi SAW. Berkat beliau, seluruh semesta menjadi terang benderang. Kabut jahiliah tersingkap berganti cahaya yang memancarkan kedamaian dan ilmu pengetahuan. Karena itu kita wajib mensyukuri. Tiada nikmat yang lebih berhak untuk disyukuri dari nikmat wujudnya sang kekasih, Muhammad SAW.

Walau masih ada segelintir muslimin yang alergi dengan peringatan maulid Nabi SAW, antusiasme memperingati hari paling bersejarah itu tak pernah surut. Di seluruh belahan bumi, umat Islam tetap semangat menyambut hari kelahiran Nabi SAW dengan beragam kegiatan, seperti sedekah, berdzikir, shalawat, bertafakkur, atau dengan menghelat seminar-seminar ilmiah, bahkan Rasulullah telah mengawali mereka dan memberikan contoh dengan berpuasa setiap hari kelahiran beliau yaitu hari senin. Negara-negara muslim, kecuali Arab Saudi, menjadikan tarikh 12 Rabiul Awal sebagai hari libur nasional. Hari itu pun dijadikan sebagai momen pertukaran tahni’ah (ucapan selamat) bagi sebagian pemimpin negara-negara di Sumenanjung Arab.

Secara harfiah, maulid bermakna hari lahir. Belakangan istilah maulid digunakan untuk sirah Nabi SAW, karena, seperti telah dimafhumi, sejarah dimulai dengan kelahiran atau saat-saat jelang kelahiran. Sirah, atau sejarah hidup Rasulullah SAW itu sangat perlu dibaca dan dikaji karena penuh inspirasi dan bisa memantapkan iman. Allah SWT berfirman,
وَكُلًّا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ

“Dan semua kisah dari rasul-rasul kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya kami teguhkan hatimu.. (Hud :120)”


Maulid Nabi Isa

Dalam Al-Quran banyak tercantum maulid para nabi. Allah SWT mengisahkan Nabi Isa A.S. secara runtun: mulai kelahirannya, lalu diutus sebagai rasul, hingga diangkat ke langit. Coba tengok surat Ali Imran ayat 45 sampai 50. Di situ Allah SWT memulai kronologi kisah Nabi Isa a.s. dengan firmanNya,
إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ

“(ingatlah), ketika malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),”

Dalam Surat Al Maidah ayat 110, Allah SWT lagi-lagi menegaskan sekali lagi siapa sosok Isa a.s., Allah SWT berfirman,
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ اذْكُرْ نِعْمَتِي عَلَيْكَ وَعَلَى وَالِدَتِكَ إِذْ أَيَّدْتُكَ بِرُوحِ الْقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِي الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَإِذْ عَلَّمْتُكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ وَإِذْ تَخْلُقُ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ بِإِذْنِي فَتَنْفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِي وَتُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ بِإِذْنِي وَإِذْ تُخْرِجُ الْمَوْتَى بِإِذْنِي وَإِذْ كَفَفْتُ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَنْكَ إِذْ جِئْتَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ إِنْ هَذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ

“(ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan dirimu dengan Ruhul qudus. kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (Ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, Kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. dan (Ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (Ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (Ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata”.


Ayat-ayat di atas mengurai sirah nabi Isa a.s. mulai jelang kelahirannya sampai diangkat ke langit. Sebuah data yang tak bisa dibantah keontetikannya. Mengacu terminologi maulid sebagai sirah, jalinan kisah di atas sah-sah saja bila diistilahkan sebagai Maulid Nabi Isa a.s.

Maulid Nabi Yahya

Selain Nabi Isa a.s., Al-Quran juga mencatat “biografi” Nabi Zakaria dan maulid Nabi Yahya Alaihimassalam. Dalam surat Maryam ayat 3 sampai 33, Allah mengisahkan perjalanan hidup Nabi Zakaria dan Nabi Yahya dengan panjang lebar, dimulai dengan sebuah doa Nabiyullah Zakariya yang penuh pengharapan.
قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا (4) وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا (5) يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آَلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

“Ia Berkata “Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan Aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. Dan Sesungguhnya Aku khawatir terhadap mawaliku (pengganti) sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah Aku dari sisi Engkau seorang putera, yang akan mewarisi Aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, Ya Tuhanku, sebagai seorang yang diridhai”.


Kemudian Allah menjawab permintaan rasul-Nya itu, sekaligus sebagai isyarat akan lahirnya sang “putra mahkota”, Nabi Yahya a.s.,
يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَلْ لَهُ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا

“Hai Zakaria, Sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengannya.

Selanjutnya, dengan bahasa yang indah, Al-Quran mengisahkan sirah Nabi Zakaria a.s. dan putranya, Yahya a.s.. Sama seperti perjalanan hidup Nabiyullah Isa a.s., sirah Nabi Yahya bisa pula diistilahkan sebagai Maulid Nabi Yahya karena, hakikatnya, maulid adalah sirah. Begitu pun kisah Nabi Ibrohim, Nabi Ismail, Nabi Ishak, Nabi Ya’kub, Nabi Yusuf, Nabi Musa dan lainnya.

Maulid Siti Maryam

Tak hanya para nabi. Al-Quran juga mendedah sejarah hidup sebagian kaum shalihin. Salah satunya adalah Siti Maryam, sosok teladan bagi wanita sepanjang masa. Kisah wanita mulia itu dibuka dengan sebuah nazar yang diucapkan seorang ibu yang berhati tulus dalam surat Ali Imran ayat 35 sampai 37.
إِذْ قَالَتِ امْرَأَةُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ )35( فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ )36( فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هَذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ )37(

“(ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, Sesungguhnya Aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.

36. Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, Sesunguhnya Aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya Aku Telah menamai dia Maryam dan Aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.”

37. Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.


Dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sertakan pada artikel ini karena keterbatasan ruang di website ini.

Dari ayat-ayat di atas bisa diambil kesimpulan bahwa sebenarnya Maulid Nabi SAW, yang memuat sirah Rasulullah SAW, adalah semacam epigon (pengikut) bagi Al-Quranul Karim yang memuat sirah-sirah para nabi dan shalihin. Sebagai pemimpin para nabi, sudah sepatutnya sejarah Nabi Muhammad dibukukan dan dibaca sesering mungkin. Pentingnya mengenang perjalanan hidup Baginda Nabi SAW sangat dirasakan umat Islam pada periode akhir-akhir ini, tatkala berbagai figur non muslim ditawarkan oleh media-media secara gencar.

Hari Istimewa

Perlu diketahui, sejatinya Allah SWT juga menjadikan hari kelahiran Nabi SAW sebagai momen istimewa. Fakta bahwa Rasul SAW terlahir dalam keadaan sudah dikhitan (Almustadrak ala shahihain hadits no.4177) adalah salah satu tengara. Fakta lainnya:

Pertama, perkataan Utsman bin Abil Ash Atstsaqafiy dari ibunya yang pernah menjadi pembantu Aminah r.a. ibunda Nabi SAW. Ibu Utsman mengaku bahwa tatkala Ibunda Nabi SAW mulai melahirkan, ia melihat bintang bintang turun dari langit dan mendekat. Ia sangat takut bintang-bintang itu akan jatuh menimpa dirinya, lalu ia melihat kilauan cahaya keluar dari Ibunda Nabi SAW hingga membuat kamar dan rumah terang benderang (Fathul Bari juz 6/583).

Kedua, Ketika Rasul SAW lahir ke muka bumi beliau langsung bersujud (Sirah Ibn Hisyam).

Ketiga, riwayat yang shahih dari Ibn Hibban dan Hakim yang menyebutkan bahwa saat Ibunda Nabi SAW melahirkan Nabi SAW, beliau melihat cahaya yang teramat terang hingga pandangannya bisa menembus Istana-Istana Romawi (Fathul Bari juz 6/583).

Keempat, di malam kelahiran Rasul SAW itu, singgasana Kaisar Kisra runtuh, dan 14 buah jendela besar di Istana Kisra ikut rontok.

Kelima, padamnya Api di negeri Persia yang semenjak 1000 tahun menyala tiada henti (Fathul Bari 6/583).

Kenapa peristiwa-peristiwa akbar itu dimunculkan Allah SWT tepat di detik kelahiran Rasulullah SAW?. Tiada lain, Allah SWT hendak mengabarkan seluruh alam bahwa pada detik itu telah lahir makhluk terbaik yang pernah diciptakan oleh-Nya, dan Dia SWT mengagungkan momen itu sebagaimana Dia SWT menebar salam sejahtera di saat kelahiran nabi-nabi sebelumnya.

Hikmah maulid

Peringatan maulid nabi SAW sarat dengan hikmah dan manfaat. Di antaranya: mengenang kembali kepribadian Rasulullah SAW, perjuangan beliau yang penuh pelajaran untuk dipetik, dan misi yang diemban beliau dari Allah SWT kepada alam semesta.

Para sahabat radhiallahu anhum kerap menceritakan pribadi Rasulullah SAW dalam berbagai kesempatan. Salah satu misal, perkataan Sa’d bin Abi Waqash radhiyallahu anhu, “Kami selalu mengingatkan anak-anak kami tentang peperangan yang dilakukan Rasulullah SAW, sebagaimana kami menuntun mereka menghafal satu surat dalam Al-Quran.”

Ungkapan ini menjelaskan bahwa para sahabat sering menceritakan apa yang terjadi dalam perang Badar, Uhud dan lainnya, kepada anak-anak mereka, termasuk peristiwa saat perang Khandaq dan Bai’atur Ridhwan.

Selain itu, dengan menghelat Maulid, umat Islam bisa berkumpul dan saling menjalin silaturahim. Yang tadinya tidak kenal bisa jadi saling kenal; yang tadinya jauh bisa menjadi dekat. Kita pun akan lebih mengenal Nabi dengan membaca Maulid, dan tentunya, berkat beliau SAW, kita juga akan lebih dekat kepada Allah SWT.

Sempat terbesit sebuah pertanyaan dalam benak, kenapa membaca sirah baginda rasulullah mesti di bulan maulid saja? Kenapa tidak setiap hari, setiap saat? Memang, sebagai tanda syukur kita sepatutnya mengenang beliau SAW setiap saat. Akan tetapi, alangkah lebih afdhal apabila di bulan maulid kita lebih intens membaca sejarah hidup beliau SAW seperti halnya puasa Nabi SAW di hari Asyura’ sebagai tanda syukur atas selamatnya Nabi Musa as, juga puasa Nabi SAW di hari senin sebagai hari kelahirannya.

Nah, sudah saatnyalah mereka yang anti maulid lebih bersikap toleran. Bila perlu, hendaknya bersedia bergabung untuk bersama-sama membaca sirah Rasul SAW. Atau, minimal – sebagai muslim– hendaknya merasakan gembira dengan datangnya bulan Rabiul Awal. Sudah sepantasnya di bulan ini kita sediakan waktu untuk mengkaji lebih dalam sejarah hidup Rasul SAW. Jangan lagi menggugat maulid

Do'a Untuk Alam Semesta

Yâ Rahmân Yâ Rahîm

Dari Timur sampai Barat, dan apapun yang berada di antara keduanya. Dari Selatan sampai Utara, dan apapun yang berada di antara keduanya. Dari bumi sampai langit, dan semua makhluk yang menjadi penghuninya. Dari darat sampai lautan, dan semua makhluk yang mendiaminya. Kasihilah mereka Tuhan, sayangilah mereka, sebagaimana Engkau mengasihi dan menyayangi mereka saat menciptakannya.

Yâ Mâlik Yâ Quddûs

Untuk saudara-saudaraku yang teraniaya, untuk saudara-saudaraku yang tertindas dan terpinggirkan. Untuk saudarasaudaraku yang merasa paling benar, paling pintar, dan paling tahu segala hal. Lindungilah mereka dalam naungan cinta dan kasih-Mu, sucikanlah hati dan pikiran mereka dengan limpahan anugerah kearifan-Mu.

Yâ Salâm Yâ Mu’min

Untuk saudara-saudaraku yang kebingungan ke mana harus mengarahkan pandangan, ke mana harus menatap keindahan cahaya-Mu. Untuk saudara-saudaraku yang merasa asing di tengah-tengah gelak tawa kesombongan dan kangkuhan. Berilah mereka keselamatan, limpahilah mereka keamanan, dan peluklah mereka dalam kedamaian cinta-Mu.

Yâ Muhaimin Yâ ‘Azîz

Untuk saudara-saudaraku yang telah dirampas kepercayaannya, yang telah dikebiri hak-hak kemanusiaannya. Untuk saudara-saudaraku yang terlalu lama terdiam dalam ketakutan yang mencekam, ketakutan atas kemiskinan, ketakutan atas hilangnya kehormatan. Peliharalah mereka dalam taman keagungan-Mu, sentuhlah mereka dengan sepercik embun kebesaran-Mu.

Yâ Jabbâr Yâ Mutakabbir

Untuk saudarasaudaraku yang hidup dalam kehinaan pandangan-Mu, terperosok dalam jurang kesesatan yang begitu dalam, dan terpenjara dalam kegelapan ruan kebodohan. Untuk saudara-saudaraku yang masih saja sombong dan angkuh untuk bisa memahami perasaan orang lain. Angkatlah mereka Tuhan, angkatlah mereka, dan letakkanlah di atas bumi pengampunan-Mu.

Yâ Khâliq Yâ Bâri’u

Untuk saudara-saudaraku yang sibuk dengan kesenangannya sendiri, sibuk dengan nafsunya sendiri, yang senantiasa menari-nari di atas kehinaan dan penderitaan sesamanya. Untuk saudarasaudaraku yang telah gelap mata, yang telah mati nuraninya, yang telah beku hatinya. Siramilah mereka Tuhan, siramilah mereka dengan kesejukan cinta kasih-Mu.

Yâ Mushawwir Yâ Ghaffâr

Untuk saudara-saudaraku yang terlupa dengan kewajibannya, yang terlena oleh keindahan dunia, yang terpesona oleh kefanaan dirinya. Untuk saudarasaudaraku yang terlalu bangga dengan kapandaiannya, kehormatannya, kedudukannya, maupun kekuasaannya. Ingatkanlah mereka Tuhan, ampunilah mereka, maafkanlah mereka dengan kelembutan kasih sayang-Mu.

Yâ Qahhâr Yâ Wahhâb

Untuk saudara-saudaraku yang suka mengolok-olok orang, menghina dan mencerca teman maupun saudaranya. Untuk saudara-saudaraku yang bangga jika dapat mempermalukan saudaranya, mengalahkan musuhnya, maupun membenci orang yang telah menyakitinya. Tolonglah mereka Tuhan, ajarilah mereka bagaimana cara untuk tidak membenci sesama.

Pola Pikir Negative

Negative Thinking adalah pola atau cara berpikir yang lebih condong pada sisi-sisi negatif dibanding sisi positifnya. Pola pikir ini bisa tampak dari keyakinan atau pandangan yang terucap, cara seseorang bersikap, dan perilaku sehari-hari. Karena sisi negatif lebih dominan, tidak heran jika cara berpikir seperti ini dipenuhi sikap apriori, prasangka, ketidakpercayaan, kecurigaan, dan kesangsian, yang seringkali tanpa dasar atau tanpa nalar sama sekali.

Pencari Tuhan Mencari Tuhan

Pencarian akan Tuhan, dari dulu kala hingga saat ini terus berlangsung. Hal tersebut memang sangat lumrah. Dalam kitab suci Al Qur’an pun, diceritakan kisah Nabi Ibrahim yang mencari Tuhan, hingga pada akhirnya beliau dapat menemukanNya.

Namun, tidak semua pencari Tuhan, bertemu dengan Tuhan yang sesungguhnya. Diakhir usaha pencariaannya, pencari Tuhan ada yang berhasil nemu, ada yang setengah nemu-setengah enggak dan ada yang nggak nemu babar-blas.

Setelah sekian jauh berjalan, yang nggak nemu, ada yang tetap yakin Tuhan itu ada, tapi ada juga yang langsung ambil kesimpulan tegas: ”Tuhan nggak ada... sudah saya cari-cari sekian lama.. ternyata tidak ada.. hmmm”.

Ada juga yang nggak berhasil nemu dan ngasih keterangan tambahan: ”Yang mengaku nemu Tuhan itu mengada-ada. Tuhan yang diada-adakan. Konsepsi doang. Jadi mereka itu mempertuhankan konsepsi doang”.

Orang yang tidak percaya adanya alam ghaib, orang yang hanya berkutat di Dimensi Alam Materi saja, mencoba mencari Tuhan melalui materi-materi yang terpampang di alam sekitar dan jagad raya ini. Hasilnya? Bisa diduga: Tuhan tidak ditemukan, dan untuk “sementara” (entah sementara betulan atau sementaun dan sementetap.. ) mereka menganggap Tuhan itu tidak ada.

Sebagian lagi masih penasaran: “Tentulah alam-jagad raya ini bukan terjadi secara kebetulan. Ada yang menciptakan. Tetapi yang menciptakanNya belum saya temukan”. Lihatlah dalam tubuh kita, ”bagaimana mungkin sebuah kelenjar hormon, yang belum pernah melihat seperti apa system kerja sebuah kelenjar hormon yang lain, dapat mengirimkan hormon yang membuat kelenjar hormon lain tersebut bekerja dengan ketepatan yang luar biasa. Informasi data dan command apa yang terkandung dalam hormon tersebut? Pastilah ada Sang Maha Pencipta.

Orang yang kebetulan bisa melihat Dimensi Alam Energi, alam ghaib dibalik alam materi, juga mencoba mencari Tuhan. Mereka sudah mencari ke utara, hanya ketemu naga. Dan telah bertanya ia kepada Naga. ”Hai naga, tahukah kamu dimana Tuhan bisa aku temui?” ”tuhan???” apaan tuh? Aku tidak tahu tuhan, yang kutahu ada kera sakti setengah dewa yang berdiam di ujung gunung itu”.

Mereka sudah pula mencari ke barat, hanya ketemu Jinny. Sebelum ditanya, si Jinny sudah ngomong duluan ”sorry.. you are not my master”.
Mereka sudah pula mencari ke timur, malah ketemu Ifrit. Agaknya mereka lupa mencari ke selatan. Coba ke selatan, pasti ketemu kang guru dan ko ala...

Ada sebagian orang yang bisa melihat Dimensi Alam Energi tapi belum nemu Tuhannya, sudah berkomentar terhadap pendapat orang yang bisa melihat alam ghaib, yang juga belum nemu TuhanNya, tapi percaya betul Tuhan itu ada: “Masaaaak??!! situ nggak nemu aja bisa bilang Tuhan itu ada? Buktikan dong?? Kami perlu bukti bukan tuhan yang diada-adakan!!!

Ada sebagian orang yang bisa melihat Dimensi Alam Energi, belum nemu Tuhannya, namun ia percaya dan terus mencari Tuhannya. Diantara mereka juga ada yang berkomentar tentang orang yang bisa melihat Dimensi Alam Energi tetapi tidak percaya Tuhan itu ada: “Payah tuhh!!! Kemampuan scan-nya aja masih cethek bin buthek banget sudah beranian ngatain Tuhan itu nggak ada, cuma bikin-bikinan.. Tuhan yang diada-adakan.. sok tau bener luh…!!!

Ada orang-orang yang mencoba menyelami Dimensi Alam Energi. Masuk ke dalam diri, menelusuri setiap sudut hatinya. Masuk dan terus masuk, terbentur kerasnya emosi, terbentur piciknya pikiran, akhirnya ketemu kekosongan.. oh tidak ada apa-apa. Tidak ada apa-apa selain aku. Aku sudah lebur dengan kekosongan. Akulah Sang Kekosongan. Tuhan itu kosong.

Ada juga penyelam diri yang sudah nemu kekosongan, namun ia tidak percaya kekosongan adalah dasar samudra yang ia selami. Ah.. masak Dia adalah dasarnya? Bukankah Dia tidak Terbatas?. Sedang yang terbatas itu makhluk. Dia Maha Tak Terbatas. Dan ternyata betul, ia dapat menyingkap dasar samudra itu. Maka, melajulah ia ketahapan perjalanan selanjutnya, di Dimensi Alam Cahaya. Dan ternyata Dimensi Alam Cahaya pun bukanlah akhir dari pencarian akan Tuhannya.

Siapapun mereka, apapun yang mereka percayai, mereka akan menemukan apa yang mereka percayai dan apa yang mereka tidak percayai. Kembali kepada yang dipercayainya dan tidak dipercayainya.
Yang tidak percaya, akan kembali mendapatkan ketidak-percayaannya. Yang percaya berhala, akan kembali kepada berhalanya. Yang percaya dirinya adalah tuhan itu sendiri, akan kembali kepada dirinya sendiri. Dan yang percaya pada Allah Yang Maha Menciptakan. Ia akan kembali pada Allah Sang Maha Pencipta.

Adakah ruginya mempercayai adanya Sang Pencipta, yang menciptakan segala-sesuatu, meliputi dirinya?. Tidak ada.
Jika ternyata Tuhan yang ia percayai itu tidak ada, ia telah terlanjur terbang tinggi dan akan tetap terbang diketinggian. Jika terbukti ada, maka ia akan sangat berbahagia ketemu Sang Maha Pencipta. Yang telah menciptakan orang-orang yang percaya maupun yang tidak percaya.

Adakah ruginya tidak percaya adanya Sang Pencipta. Jelas ada, jika terbukti ada maka segala ketentuan hukum itu berlaku dan merugilah ia selama-lamanya. Abadaa...

Tapi.. omong punya omong, selain para pencari Tuhan, ada juga yang nggak mau tahu dan nggak mau nyari: ”Ngapain Tuhan dicari-cari? Wong jelas-jelas nggak bakalan nemu.. Gitu aja repot!!!” Hihihihi.....

Lapisan Tubuh Energi

Dalam kepercayaan timur, manusia memiliki Tubuh Energi. Mazhab yang umum* mengatakan bahwa tubuh energi manusia ada 7 (tujuh) Lapis. Setiap lapisan tubuh energi, atau bisa dikatakan setiap tubuh energi, bila dipelihara dan dikembangkan, akan memunculkan potensi ”adikodrati” yang luar-biasa, yang sesungguhnya merupakan fitrah diri manusia.

Ketujuh lapisan tubuh ini bisa dibayangkan seperti lapisan kulit bawang, dengan hukum yang berlaku: Lapisan diatas meliputi lapisan dibawahnya. LTE ke Tujuh dapat mengakses dan mengendalikan LTE ke Enam hingga lapisan tubuh Pertama, tetapi LTE Pertama tidak dapat mengendalikan / mengakses LTE ke dua dan diatasnya. Itu yang saya maksud dengan meliputi.

NAMUN sangat perlu dipahami, karena Basis (default) Kesadaran manusia (hidup) berada di tubuh fisik. Jika pada lapisan-lapisan bawah tubuh energi bermasalah (kotor), maka dapat menjadi penghalang (HIJAB) untuk mencapai kesadaran atau menggunakan potensi kemampuan lapisan energi yang berada diatasnya.

LTE Pertama 
LTE pertama mempunyai hubungan yang sangat erat dengan tubuh fisik. Seseorang yang berniat mengolah dan memanfaatkan potensi Tubuh Energi dan potensi Tubuh Cahayanya, harus merawat kesehatan LTE pertama ini dengan cara menjaga keseimbangan kebutuhan tubuh fisik seperti:
  • Makan & Minum. Makanlah makanan yang halal (baik cara perolehan maupun kandungan dzatnya), baik dan teratur, tidak berlebihan, serta gizi yang baik. Makanan yang didapatkan secara haram akan mengotori LTE ini.
  • Hubungan Seks. Lakukan secara halal dan tidak berlebihan.
  • Olah raga secara cukup dan teratur. Tubuh fisik kita tidak bisa terus-menerus berdiam diri, ia harus digerakkan secara teratur. Sudah sangat jamak diketahui bahwa jika tubuh ini kurang gerak maka penyakit-penyakit akan numpuk, begitu juga sirkulasi energi yang ada kurang aktif.
  • Istirahat dan tidur yang cukup untuk memulihkan energi.
Lakukan aktifitas makan, minum, berhubungan seks, olah-raga secara seimbang, jangan melampaui batas (berlebihan/kekurangan) karena dapat merusak, menjadikan lapisan tubuh pertama menjadi kotor / bermasalah.
Dalam agama islam, mungkin kita bisa merujuk pada sebuah hadist yang sangat populer, kira-kira intinya adalah sbb: ”Berhentilah makan sebelum kenyang”. Mengapa kita dinasihatkan demikian? Mungkin, jawabannya kurang-lebih adalah demikian:
  • Kekenyangan dapat membawa dampak yang kurang bagus bagi tubuh fisik, menjadi ”endut”.
  • Kekenyangan dikhawatirkan hanya memperturutkan nafsu belaka, sehingga tumbuh sifat serakah.
  • Dll.. (hehehe.. ini menunjukkan sedikitnya perbendaharaan yang saya miliki.. )
LTE Pertama ini disebut sebagai Lapisan Tubuh NAFSU karena sangat terkait dengan nafsu untuk pemenuhan kebutuhan tubuh fisik: libido, syahwat, lapar, haus.

Jika nafsu-nafsu makan, minum, berhubungan seks, bergerak, yang melekat dan sebagai driver untuk menjaga kelangsungan hidup tubuh fisik ini terlalu menonjol (berlebih) maka lapisan tubuh pertama ini akan menjadi kotor dan bisa menjadi Hijab untuk mengakses potensi-potensi LTE diatasnya.

Kekotoran bisa terjadi, bukan hanya sebagai ”akibat” dari tindakan (action), tetapi ”hanya” dalam tataran fantasi dan imajinasi pun sangat mungkin membuat lapisan tubuh energi ini menjadi kotor.
Ketakutan / kekhawatiran yang berlebih akan terputusnya kelangsungan (sumber) rizki (makan) pun dapat mengotori LTE ini.

Jika LTE Pertama ini kotor, Bagaimana mengatasinya?
Dalam agama islam, secara preventif banyak ”pasal” yang mengatur masalah ini, seperti menjaga pandangan dari hal-hal yang haram dan diharamkan, menutup aurat, tidak berdua-duaan dengan yang bukan muhrim, puasa sunnah, puasa wajib, tidak makan daging babi, bangkai, darah, minum-minuman keras dan lain sebagainya.
Puasa juga dapat dilakukan sebagai tindakan kuratif. Taubat dan istighfar yang dilakukan secara tepat dapat membersihkan kekotoran lapisan tubuh pertama ini.

Dalam kepercayaan timur, lapisan tubuh pertama berhubungan dengan Chakra Dasar.

LTE Kedua
Lapisan Tubuh Energi kedua saya sebut sebagai Tubuh EGO, secara umum mungkin dikenal sebagai tubuh eterik atau tubuh prana. Whatever-lah… belum ada undang-undang atau konvensi yang mengatur penamaan ini.. hehehe..

Jika LTE pertama adalah tempat nafsu untuk pemenuhan kebutuhan dasar, kebutuhan tubuh fisik, maka LTE Kedua adalah tempat beradanya nafsu untuk pemenuhan Citra diri, harga diri, gengsi, dll. Pada lapisan inilah terdapat hasrat, ambisi, keinginan-keinginan. Aku ingin begini, aku ingin begitu.. persis lagunya Doraemon. Hasrat, ambisi, adalah fitrah manusia yang dapat mendorong manusia untuk selalu menjadi lebih baik dalam segala hal: sosial, ekonomi, ilmu-pengetahuan, teknologi, spiritual, dll.

Lapisan Tubuh Kedua ini meliputi (dapat mengakses) lapisan Tubuh Pertama. Jika potensi ‘hasrat’ dipadu dengan nafsu seks maka akan menjadi dorongan untuk melakukan aktifitas seksual, begitu pula jika hasrat dipadu dengan nafsu makan, mungkin hasratnya tidak sekedar makan, tetapi ingin makanan yang lebih bergizi dan bergengsi, jadilah kegiatan makan yang tidak sekedar makan.

Jika hasrat, ambisi dan keinginan ini dibiarkan bebas, maka akan terjadi pelanggaran fitrah manusia. Manusia adalah makhluk yang cenderung melampaui batas. Ambisius, Mau menang sendiri, Serakah, tamak... Ketika hasrat ini diperturutkan menjadi bebas, kebablasan, maka LTE Kedua menjadi kotor yang akan menjadikan hijab dan sulit bagi kita (dikesadaran fisik) untuk memanfaatkan potensi-potensi lapisan tubuh energi diatasnya.

Dibalik hasrat, ambisi dan keinginan-keinginan, terdapat unsur-unsur pelengkap seperti: Berani dan Takut, Kecewa dan Puas, sakit hati dan senang hati. Takut adalah hal yang wajar, merupakan indikasi bahwa kita belum paham terhadap apa yang sedang/akan kita hadapi, tetapi Ketakutan adalah lain soal. Ketakutan menjadikan tubuh energi kita lemah, dan keberanian menjadikan kita kuat. Namun keberanian tanpa memperhatikan moral, etika, agama, dll, akan membuat Lapisan Tubuh Energi kedua ini menjadi kotor.

Dalam kepercayaan timur, lapisan tubuh kedua ini berhubungan dengan Chakra Seks.

LTE Ketiga
Lapisan tubuh ketiga sering disebut sebagai tubuh astral, namun saya lebih suka menyebutnya sebagai Tubuh EMOSI. Mengapa? Karena pada lapisan tubuh energi inilah bersemayamnya segenap perasaan kita seperti: senang - susah, kecewa - puas, sakit hati, gembira - sedih, marah, takut - berani, dll.

Ketika kematian menjemput (Ruh ditarik pulang), lapisan tubuh pertama dan lapisan tubuh kedua akan mati dan terurai menjadi unsur-unsur alam semesta pembentuknya, sehingga mereka kehilangan Nafsu dan Hasrat. Lapisan tubuh ketiga, kelangsungannya tergantung dari ’status perasaan’ yang disandangnya. Ikhlas-kah ketika ia meninggal dunia? Tidak-terimakah? Bila orang tersebut meninggal dalam kondisi marah, dendam, kecewa, sedih, dengan kata-lain ”tidak berserah-diri kepada (takdir) Allah”, maka ia akan terus ”hidup” di alam energi dengan membawa emosi kemarahan itu. Ia tidak dapat meneruskan perjalanannya, untuk menunggu di alam penantian yang seharusnya, yang enak, bila seluruh unsur energi – perasaan tersebut telah musnah. Tak ada kelekatan lagi.
Ingat pesan Allah SWT dalam Al Qur’an: ”.. dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri”.
Berserah diri = Unbinding dari hal-hal duniawi atau apapun, kecuali hanya kepada Allah SWT.

Maka tak heran seseorang yang sudah meninggal dunia, untuk ”sementara waktu” dapat menampakan diri kepada orang yang masih hidup. ”Sementara waktu” disini bisa berarti beberapa hari hingga beberapa ratus tahun, atau selamanya hingga yaumil kiyamah kelak. Waallahua’alam.

Tentang jiwa yang tidak bisa melanjutkan perjalanannya menuju tempat penantian yang uenak di alam cahaya, baca tulisan dengan judul Jiwa Yang Nyangkut. Silahkan dibaca, akan segera ditulis

Tubuh ketiga merupakan duplikat tubuh fisik. Tubuh emosi setiap orang memiliki bentuk yang sempurna (utuh) meski saat hidup orang tersebut mempunyai cacat pada tubuh fisiknya. Perbedaannya dari satu orang ke orang yang lain adalah: ada yang pucat, berseri, cerah, dll.

Tubuh emosi inilah yang digunakan untuk melakukan perjalanan keluar tubuh atau perjalanan astral, Out of Body Experience, atau Rogoh Sukmo.

Dalam kepercayaan timur, lapisan tubuh ketiga ini berhubungan dengan Chakra Solar Plexus.

LTE Keempat
Lapisan tubuh keempat, saya pribadi lebih senang menyebutnya sebagai Tubuh PIKIRAN tempat beradanya pikiran kita - MIND. Banyak orang menyebutnya sebagai tubuh mental atau tubuh psikis. Whatever lah...

Beberapa aktifitas yang dilakukan oleh Pikiran adalah:
- Berpikir
- Imajinasi dan Visualisasi
- Fantasy dan Berkhayal
- Mimpi

Setelah beberapa lama menekuni dunia energi, dunia ”spiritual”, saat ini saya tiba pada satu dugaan kuat bahwa proses berpikir itu sesungguhnya tidak menggunakan Otak, melainkan menggunakan ”Pikiran” atau MIND yang berada di tubuh energi ini.

(Penjelasan agak lebih lengkap mengenai pikiran ini, tunggu artikel yang sedang di susun: Kekuatan Pikiran)

Fantasy membayangkan suatu keadaan, kesenangan. Berhati-hatilah dengan fantasi ini, jangan pernah ber-fantasi buruk, jorok misalnya. Karena apa yang kita fantasikan benar-benar terwujud di alam energi ini dan dapat dilihat oleh semua makhluk di alam energi dilevel ini. Maka bukan suatu kebetulan, jika ketika seorang sedang berfantasi jorok lantas mengalami seolah-olah benar-benar merasakan yang difantasikan atau terkadang sering mimpi bersama ”orang” yang di-fantasi-kannya.

LTE Pertama, Kedua dan Ketiga pada dasarnya merupakan bagian dari LTE Ke empat ini.
Orang yang telah mengembangkan kemampuan LTE Keempat ini, akan mendapatkan kemampuan yang dikenal sebagai Extra Sensory Perception (ESP) - mendengar dan melihat tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, melihat dan mendengar bukan menggunakan indera-indera ragawi. Kemampuan ESP bertumbuh secara bertahap, dapat saja saat ini hanya dapat menerka apa yang dipikirkan orang lain, lalu sampailah ia dapat 'melihat' apa yang dipikirkan orang lain. Bagaimana cara melatih dan memperbesar kemampuan ESP ini? Saya belum bisa memberikan penjelasan secara gamblang.. ilmu saya belum nyampe.. tetapi kata orang-orang yang yang pernah saya ”wawancarai”, salah satu cara latihannya adalah optimalkan daya imajinasi dan konsentrasi.

ESP: Telepati, Clairvoyance, Projeksi pikiran dan Membaca pikiran adalah potensi dari tubuh pikiran ini, sedang Pola Pikir (Mindset) adalah bagaimana isi dari Pikiran kita tertata. Hukum Ketertarikan (Law of Attraction) bekerja pada level energi ini.

Dalam kepercayaan timur, lapisan tubuh keempat ini berhubungan dengan Chakra Jantung.

LTE Kelima
Potensi apa yang yang dimiliki oleh lapisan tubuh kelima ini?
Lapisan tubuh kelima adalah Tubuh KESADARAN ENERGI. Seseorang dengan lapisan tubuh kelima yang telah berkembang sempurna, jika ia tertidur, maka hanya tubuh fisiknya saja yang tidur sedangkan tubuh energinya tetap sadar. Sadar pada saat tertidur.

Ketika bermimpi, ia sadar bahwa ia sedang berada di alam mimpi. Ketika tubuh fisiknya sedang dibius (anestesi), maka ia tetap sadar dan dapat melihat tubuh fisiknya yang sedang dioperasi – tanpa merasa sakit tentunya.

Sangat jarang orang yang memiliki Lapisan Tubuh Energi Ke Limanya yang telah berkembang sempurna, sebagian besar ”hidup kita”, default kesadaran kita ”parkir” ditubuh fisik (materi). Banyak orang menyebut bahwa kita, dengan kesadaran yang parkir ditubuh fisik, berada dalam keadaan ”tertidur”, mati dalam hidup.. (atau hidup dalam mati ya?.. ).

Dalam kepercayaan timur, lapisan tubuh kelima ini berhubungan dengan Chakra Tenggorokan.

LTE Keenam
Lapisan tubuh keenam disebut sebagai Tubuh KESADARAN COSMIC. Melalui tubuh ini, seseorang bisa melihat alam semesta ini dengan gamblang. Anda bias berjalan-jalan meninggalkan planet bumi kita yang biru, semakin lama semakin terlihat mengecil. Anda bias melintasi langit.
Lapisan tubuh energi keenam ini berkaitan dengan chakra Ajna yang terletak diantara kedua mata.

LTE Ketujuh
Kurang-lebihnya lapisan puncak tubuh energi inilah batas atas perjalanan tubuh energi hingga bertemu dengan keadaan non-eksistensi, kekosongan, tidak ada apa-apa. Namun benarkah tidak ada apa-apa setelah alam ini? Mungkin inilah yang dikatakan oleh orang-orang sufi sebagai Alam Fana, atau kepercayaan timur lainnya mengatakannya sebagai Nirwana yang artinya kosong, kekosongan. Tidak ada apa-apa diketinggian alam puncak ini. Kita bisa menyadari tidak ada apa-apa, benar-benar awang-uwung disini. ”saya” pun sudah lenyap.

Fana bukanlah tujuan akhir dari perjalanan Mengenal Diri kita. Fana hanyalah puncak dari kesadaran tubuh energi kita. Jadi Jangan terjebak dan berhenti pada lapis ke tujuh alam energi ini. Jangan karena tidak melihat apa-apa lantas berucap: ”oh.. tidak ada apa-apa selain aku. Akulah Sang Kebenaran”
Agar tidak terjebak, menjadi musryk, prinsip tauhid: La ilaha ilallah - Tiada tuhan selain ALLAH, harus tetap kita pegang teguh, sampai kapanpun.


KORELASI LAPISAN TUBUH ENERGI DAN LAPIS LANGIT ALAM ENERGI
Lapisan-lapisan Tubuh Energi berkorelasi dengan lapisan langit di alam (dimensi) energi. Lapisan Tubuh Energi Pertama berkorelasi dengan Langit Pertama alam energi, dan seterusnya. Jika seseorang telah berhasil mengembangkan potensi Lapisan Tubuh Ke Tujuh, maka ia akan bisa ”mengakses” Langit Ketujuh Alam Energi.

Lapis Langit di atas, meliputi Lapis langit dibawahnya. Artinya, ketika seseorang bisa mengembangkan potensi Lapisan Tubuh Energi Kelima dan ia tidak memiliki hambatan (hijab) pada lapisan-lapisan Tubuh Energi dibawahnya, juga tidak ada hambatan pada Tubuh Materinya, maka ia akan bisa menggunakan dan menikmati potensi-potensi lapisan Tubuh Keempat dengan sadar.

INGAT-INGAT-INGAT!!!
Itu semua adalah lapisan dari Tubuh Energi, yang AKAN MATI, MUSNAH DAN TERURAI KEMBALI menjadi energi alam semesta, sebagaimana Tubuh Materi (Tanah) yang akan terurai kembali menjadi unsur-unsur materi. Jadi pesan saya, jangan terpesona, terjebak dan berhenti di hiruk-pikuk Alam Energi yang penuh tipu-daya, namun terbanglah menuju Alam Cahaya. Dan Perjalanan ke Alam Cahaya itulah yang harus kita tempuh.

Agama Islam mengajarkan, bahwa yang paling penting adalah kepercayaan TAUHID. Kepercayaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Kepercayaan inilah yang akan melekat pada TUBUH CAHAYA kita, yang membawa Jiwa kita menjadi dekat dengan Allah SWT.

Mengembangkan potensi Tubuh Energi secara sembarangan, dapat menjadi HIJAB untuk meraih KESADARAN CAHAYA - Kesadaran Jiwa, sejatinya manusia.

Dan Ingat!!!! SETAN ADALAH MUSUH YANG NYATA. Iblis dan setan-setan, pada berdiam dan memiliki markas besar di Langit ke Tujuh Alam Energi ini. Mereka menguasai betul Alam Energi ini, dari Langit Pertama hingga langit Ketujuh.

Untuk itu, jangan silau, jangan terlena, jangan sampai tertipu hingga terhenti di Alam Energi, bergegaslah ke Alam Cahaya dimana iblis dan setan-setan tidak bisa menyentuh Alam Cahaya, alam di atas alam energi. Mereka akan terbakar oleh kekuatan Alam Cahaya.

Bagaimana cara membersihkan LTE ini?
Secara umum, dalam dunia reiki dan sebangsanya, dikenal dengan istilah attunement: penyelarasan, pengaktifan Cakra-cakra melalui pembersihan / pembukaan. Cara-cara tersebut, saya pandang lebih berisiko dibanding menggunakan cara yang lebih islami. Resikonya adalah terjadinya penyumbatan-penyumbatan saluran energi tubuh akibat dari sisa “pembakaran” (pembersihan) Cakra dan saluran/jalur tubuh energi. Contoh resiko adalah Kundalini Syndrome. Cara Islami akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik, karena tanpa efek-samping, kotoran akan lenyap tanpa mempengaruhi jalur energi ataupun cakra-cakra yang lain. Seperti apa cara Islami (yang saya maksud) tersebut?. Baca tulisan yang berjudul” Membersihkan Tubuh Energi.

Adakah LTE Disebut-sebut Dalam Al Qur’an?
Istilah Tubuh Energi, Cakra, Kundalini secara explisit tidak ada dalam Al Qur’an.

[QS 22:46] ”maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada”.
- Hati untuk memahami
- Hati untuk melihat
- Hati untuk mendengar

[QS 20:125] ”Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?".

Ayat ini menegaskan bahwa yang punya penglihatan itu adalah hati. Ketika badan fisik ini telah musnah, dengan mata fisik yang tadinya bisa melihat, kini dalam ”kematian” ia melihat dengan ”mata-hati”, dan ia dihimpunkan dalam keadaan buta. Mata yang di dalam hatinya buta.

Jika kita tarik ke kepercayaan timur, maka perangkat yang digunakan untuk memahami, melihat dan mendengar adalah Cakra Ke-4 Pikiran.

Jadi TUBUH ENERGI, kurang-lebihnya adalah QOLBU. Waallahua’lam.

Mengenal Pikiran ( bag.7 )

ALAM PIKIRAN
Alam Pikiran menduduki satu dimensi tersendiri di alam energi, ia berada di atas dan meliputi alam materi. Alam Pikiran tidak terhalang oleh alam materi. Lebih lanjut mengenai posisi Alam Pikiran ini, silahkan baca tulisan yang berjudul : Lapisan Tubuh Energi.

Pikiran dan Alam Pikiran dimana pikiran berada merupakan sebuah Realitas. Sebagai bukti, bila kita konsentrasi berfikir mem-visualisasi-kan sesuatu, maka apa yang kita visualisasikan akan terwujud dengan tepat di alam energi sesuai dengan visualisasi kita.

Bila pikiran dan alam pikiran adalah sebuah realitas, dimana apa yang kita pikirkan benar-benar terwujud di alam pikiran (energi) tersebut, maka pesan saya :
  • Jangan pernah berpikir (atau kepikiran) yang tidak kita inginkan, apalagi dengan penghayatan yang dalam. JANGAN PERNAH. Dengan lain-kata: jangan pernah berpikiran negative, sebab semua yang kita pikirkan itu akan terjadi. Entah dalam waktu singkat atau lambat, tergantung dari kekuatan pikiran anda.
  • Jangan pernah menghakimi (labeling) diri anda sendiri dengan kata-kata yang negatif, misal: ”goblok benar saya ya!!!??” ”sial betul gue ye..??!” Dalam Bahasa Agama: "Jangan pernah su’udzdzon, baik terhadap orang lain maupun diri kita sendiri". Ingat hukum Law of Attraction.
  • Jangan pernah “piktor” berpikiran kotor atau ber-imajinasi liar/mesum, sebab semua yang anda imajinasikan itu benar-benar terwujud di alam energi (alam pikiran) dan dapat dilihat oleh seluruh penghuni alam energi sekitar anda. Apa resikonya? Bisa-bisa anda menemukan pasangan piktor dari dunia lain.. mau nyoba? Jangan lah yauw…
  • Jangan pernah melakukan kejahatan dengan pikiran, karena bisa mendatangkan dosa.
  • Dan lain-lain.

Mengenal Pikiran ( bag.6 )

PROSES BERPIKIR
Pikiran adalah alat untuk berpikir dengan pendekatan empiris, menurut pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya. Hasil dari proses berpikir adalah Pemikiran.

Bila Pikiran tidak memiliki data pengalaman dan pengetahuan yang cocok (dalam memory), maka Pikiran akan mencoba mendapatkan bantuan dari AKAL. Muncullah yang disebut ide, Ilham, Intuisi, dll.

Ide atau ilham, terkadang tidak bisa langsung dipakai karena hanya merupakan inti dari sebuah solusi (symbolic). Perlu penafsiran. Untuk itu diperlukan proses trial and error, belajar atau berguru kepada yang lain. Tak jarang intuisi tersebut dipandang "tidak logis", tidak cocok, atau bertentangan dengan Pikiran, Nafsu, Ego dan Emosi (NEE) kita, padahal intuisi itu sesungguhnya tidak pernah salah. Menjadi terlihat salah, tidak cocok, karena kita lebih mengedepankan NEE.

Intuisi yang dihasilkan oleh Akal, ketika mengalir ke dalam Pikiran akan diolah bersama pengalaman, pengetahuan dan pemahaman untuk menghasilkan Pemikiran.

Selanjutnya Pemikiran akan disalurkan ke Otak ditubuh fisik. Tidak seluruh Pemikiran dapat sampai ke Otak, dan tidak seluruh Pemikiran yang sampai di Otak bisa diproses oleh Otak. Why? Paling tidak ada dua hal pokok yang mempengaruhi:
  • Kejernihan saluran antara Tubuh Energi (Pikiran) dengan Tubuh Fisik Biologis (Otak).
  • Kondisi Tubuh Biologis yang mempengaruhi kemampuan (fungsi) Otak.
Pemikiran yang dapat mencapai ke Otak akan melahirkan action. Action ini dapat berupa mata yang melirik, mulut yang terbuka dan bersuara, tangan yang menggaruk-garuk, dan sebagainya.

Sampai saat ini, para ilmuwan berkeyakinan bahwa Otak adalah pusat kecerdasan, IQ- EQ-SQ, otak tempat timbulnya karsa dan idea. Otaklah yang men-drive segala sesuatu, perbuatan dan motivasi dari diri seorang manusia.
Benarkah Otak sebagai pusat seluruh pengendalian dan kecerdasan dari manusia, atau justru Otak dikendalikan oleh sesuatu? Dengan alasan yang saya sendiri belum bisa membuktikannya, saya kok menduga dan lebih percaya bahwa Otak dikendalikan oleh sesuatu yang lebih halus, tinggi dan cerdas.

Analogi Otak dan Komputer
Benarkah ingatan merupakan suatu proses biologis semata? Menurut para ahli, ingatan merupakan reaksi elektrokimiawi yang rumit dan kompleks yang diaktifkan melalui beragam saluran inderawi dan disimpan dalam jaringan saraf yang sangat rumit dan unik diseluruh bagian otak. Benarkah?

Koma, hilangnya kesadaran seseorang akibat benturan, bagaimana penjelasannya?
Begitu pula dengan Melamun: Mata melotot terbuka tetapi tidak melihat apapun yang berada didepannya. Kesadarannya sedang di-switch ke arah alam yang lain, yang pastinya bukan alam materi. Proses kimiawi yang seperti apa yang terjadi di Otak ketika seseorang sedang Koma atau Melamun? Seperti apa pula gelombang Otaknya?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, saya mencoba menganalogikan Otak manusia dengan Komputer. Otak bagaikan sebuah CPU yang dilengkapi dengan Read Only Memory (ROM) dan Random Access Memory (RAM).

Dalam komputer, ROM berisi program BIOS yang berfungsi untuk mengatur proses kerja pheripheral komputer, seperti: Monitor, keyboard, mouse, printer, dan lain-lain. ROM dalam Otak, berisi modul-modul program standard yang berfungsi untuk menjalankan gerakan-gerakan otot, modul untuk system syaraf, modul untuk system sensor, dan lain-lain. Bagian Otak yang melakukan fungsi ini adalah Brain Stem.

Sedangkan RAM adalah tempat aplikasi kehidupan dan data pengetahuan diaktifkan (upload). RAM ini kira-kiranya adalah Cerebral cortex. Darimana Aplikasi Kehidupan dan Data Pengetahuan itu di-upload? Dari Tubuh Energi (Qalbu) dan Tubuh Cahaya (Nafs). Analogi dalam dunia komputer adalah: Dari Harddisk dan Server (jaringan). Bedanya: rekaman pada Harddisk dan Server manusia, tidak pernah bisa dihapus, selamanya. Terbawa terus walau kita telah meninggal.

Begitulah pemahaman saya. Jika terlihat sangat ngawur... ya mohon maaf.. namanya juga ”mengira-ira” hehehe..

Mengenal Pikiran ( bag.5 )

A K A L
Apa yang dimaksud tentang AKAL ? 
Akal adalah suatu piranti kecerdasan yang berada di Tubuh Cahaya (Tubuh Jiwa / Nafs), yang menghasilkan Ilham:idea:intuisi:blink:wahyu, dll. Selain Manusia, Malaikat dan Jin juga memiliki Akal.
“Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli”. [QS 53:6]

Adakah makhluk yang tidak memiliki Akal? Ada. Hewan dan Tumbuhan tidak memilikinya. Benda mati? Apalagi..

AKAL adalah pusat kecerdasan, kecerdasan Cahaya, kecerdasan Jiwa yang bersumber dari Yang Maha Mengetahui melalui RUH. Semakin bertaqwa, semakin berakal (cerdas).

Ada sebuah hadist yang menjelaskan tentang akal ini, sebagai berikut :

Dari Sa’id bin al-Musayyab bahwa Umar, Ubai bin ka’ab dan Abu Hurairah ra pernah menghadap Rasulullah SAW lalu mereka bertanya:
“Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling mengerti itu?”
Beliau menjawab: “Orang berakal”
Mereka bertanya lagi: “Siapakah orang yang ahli ibadah?”
Beliau menjawab: “Orang berakal”.
Mereka bertanya lagi: “Siapakah orang yang paling utama?”
Beliau menjawab: “Orang berakal”.
Mereka bertanya lagi: “Bukankah orang yang berakal itu orang yang sempurna dalam menjaga harga dirinya, jelas kefasihannya, yang pemurah tangannya, dan yang mulia kedudukannya?

Lalu beliau membaca QS Az-Zukhruf [43]:35 yang artinya:
“Dan semua itu tiada lain adalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu disisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang taqwa. Dan sesungguhnya orang-orang yang berakal itu ialah orang-orang yang bertakwa walaupun dalam kehidupan dunia ini ia tergolong rendah dan hina”
[H.R. Al-Harits bin Usamah]

Akal Terus Tumbuh dan Berkembang
Ada firman Allah SWT yang tertulis dalam kitab suci Al Qur’an, yang menunjukkan tentang akal yang terus tumbuh dan berkembang.

“Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna
akalnya” QS Al-Nisaa’ [4]:6

Ayat potongan surat An-Nisaa diatas, menujukkan bahwa akal anak-anak belumlah sempurna. Semakin dewasa, normalnya akan semakin sempurna akalnya. Normalnya? Ya.. sebab ada pengecualian seperti terjadi pada orang-orang yang diberi label ”terbelakang-mental”.

Berikut ini  dua ayat yang menyebut-nyebut tentang akal, untuk melengkapi pemahaman.

”yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal”. (QS. 39:18)

”Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran”, (QS. 13:19)

”Jadi, OTAK, PIKIRAN dan AKAL adalah piranti kecerdasan yang memiliki fungsi dan tempat yang berbeda-beda”.

Mengenal Pikiran ( bag.4 )

PIKIRAN ( MIND )

Pikiran adalah alat untuk berpikir, dimana hasil proses berpikir adalah Pemikiran. PIKIRAN atau MIND, yang saya maksud disini bertempat di TUBUH ENERGI (atau Qolbu) bukan berada ditubuh materi (Otak). Jadi Pikiran ini berada di alam energi. Pikiran adalah energi. Pikiran yang saya maksud disini secara umum mungkin lebih dikenal sebagai Pikiran Bawah Sadar (PBS) atau Unconcious Mind. Saya agak kurang sreg dengan istilah PBS ini, karena dari kaca-mata spiritual.. yang dianggap sebagai sadar dengan Pikiran Sadar saat ini, sesungguhnya adalah kondisi tidak sadar.. kondisi yang hanya bisa sadar sebagai tubuh materi adalah kondisi tidak sadar.. nah lho...
Lebih jauh tentang Tubuh Energi, baca tulisan dengan judul Lapisan Tubuh Energi.

Selain manusia, Jin adalah makhluk yang memiliki Pikiran. Jin bisa berpikir mana yang baik dan mana yang buruk. Dapat menimbang, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Dapat memilih jalan kefujuran atau ketaqwaan. Mungkin itulah salah satu alasan mengapa Jin (selain manusia) diminta untuk menyembah, beribadah kepada Allah SWT. (Adz-Dzaariaat:56).

Jin walau ada, sangat jarang yang menguasai ilmu fisika, kimia, atau ekonomi, misal. Mengapa? Mungkin karena keilmuan yang berbasis logika materialistis tersebut nyaris-babar-blas tidak ada gunanya bagi mereka.
Kondisi yang kira-kira sama dengan kita saat kita ”almarhum” nanti. Ketika tubuh materi kita sudah tidak berfungsi lagi, masuk ke dalam kondisi im-materi, sehingga ilmu matematika, fisika, kimia tersebut tidak ada lagi gunanya.

PEMIKIRAN merupakan hasil perpaduan antara Ilham Intuisi Blink Idea dengan Nafsu, Ego dan Emosi (NEE) yang diolah dalam PIKIRAN menggunakan aplikasi pengetahuan dengan referensi memory data pengalaman. Dimana Ilham Intuisi Blink Idea bersumber dari AKAL.
Gelombang otak Alpha dan Theta, menunjukkan status kesadaran yang berbeda. Saat gelombang otak semakin menurun, maka terjadilah peralihan kesadaran. Dari kesadaran tubuh fisik, menjadi kesadaran tubuh yang lain (energi). Namun peralihan kesadaran ke kesadaran yang lebih tinggi tidak serta-merta terjadi, banyak factor yang mempengaruhinya. Syarat dan ketentuan berlaku.

Gelombang otak Delta menunjukkan kesadaran yang sedang “tidak ada”, kondisi ini terjadi pada saat seseorang tidur sangat lelap (nyenyak). Sebaliknya, Otak yang tidak tenang, yang bergetar dengan frekwensi yang terus tinggi, akan sulit untuk berpikir jernih (mengakses Pikiran). Orang yang stress berat contohnya, gelombang betanya sangat aktif.

Ada satu jenis gelombang otak lagi yang belum saya sebut-sebut, yaitu gelombang otak ”Enol” dengan frekwensi konsisten nol Hertz. Itulah gelombang otak orang yang sudah meninggal, yang kesadarannya sudah berpindah ke alam lain. Namun jangan salah, pada kondisi tertentu, pikiran almarhum masih tetap ada, masih bisa komunikasi antar pikiran dengan orang yang masih hidup. Tentu saja *Term and Condition Applied juga disini.

Bagaimana otak orang yang sedang koma? Bagaimana pula dengan pikiran orang gila? Orang gila saking gak pernah bisa mikir ’normal’ akhirnya disebut sebagai orang yang kehilangan pikiran, yang terjadi sesungguhnya adalah Pikirannya sangat kacau. Sehingga tidak bisa membedakan mana dunia energi (pikiran) dan mana dunia materi.

Bagaimana gelombang otak dari orang yang sedang melamun? Orang melamun, yang memiliki ciri-ciri: mata melotot terbuka tetapi tidak melihat, kuping terbuka tapi tidak mendengar, tubuhnya diam tak bergerak. Orang melamun adalah orang yang “khusuk”. Kesadarannya terbang bersama pikirannya, entah kemana.

Jadi, menjawab pertanyaan apakah gelombang otak sama dengan gelombang pikiran? Rasanya tidak bisa dikatakan demikian. Gelombang Otak semata-mata ditimbulkan oleh getaran-getaran syaraf dan materi otak yang sedang bekerja. Sedang gelombang pikiran, walau tak terukur dengan alat ukur materialistis, dapat ”merambat” dengan cepat. Jarak Jakarta – Mekah dapat ditempuh oleh pikiran dengan seketika dalam hitungan mili-detik. Tidak ada hambatan ruang dan waktu.
Orang yang sedang melamun, mungkin bisa dijadikan contoh Gelombang Otak yang sedang Low (delta) namun (Gelombang) Pikirannya bekerja.

Mengenal Pikiran ( bag.3 )

KEISTIMEWAAN MANUSIA

Manusia adalah makhluk yang diciptakan paling sempurna, paling lengkap diantara makhluk-makhluk ciptaan Allah yang lain.

”Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. [QS 17:70]

“Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan” Dimanakah letak kelebihan yang sempurna dari makhluk yang bernama manusia itu?

Manusia adalah makhluk yang memiliki OTAK, PIKIRAN dan AKAL sekaligus. Tidak ada makhluk selain manusia yang memiliki ke tiga mesin kecerdasan tersebut sekaligus. Bahkan manusia masih diberikan kelebihan yang membuat para Malaikat dan Iblis diminta bersujud kepada Adam, yaitu RUH.

”Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”. [QS 15:29].

OTAK (BRAIN)
Adakah makhluk yang tidak memiliki Otak? Jelas ada. Diantaranya adalah tumbuh-tumbuhan. Walau tidak memiliki otak, namun tumbuh-tumbuhan memiliki kecerdasan tersendiri. Dengan kata lain, kecerdasannya tidak disandarkan pada materi-biologis yang bernama Otak.

Makhluk lain yang tidak memiliki otak adalah Malaikat dan Jin. Sangat jelas, karena mereka tidak memiliki tubuh materi. Walau mereka tidak memiliki Otak, tidak diragukan mereka memiliki kecerdasan tersendiri.

Selain manusia, makhluk lain yang memiliki otak adalah binatang. Samakah fungsi dan struktur otak manusia dengan otak binatang? Jelas berbeda. Otak Reptilia, Otak Mamalia dan Otak manusia sangat berbeda.

Semakin cerdas seseorang, dipercaya akan semakin banyak Axon, Dendryte dan Synapse yang menghubungkan keduanya. Axon, Dendryte dan Synapse adalah elemen-elemen penyusun Sel Otak.

Apakah fungsi Otak? Menurut pemahaman (dugaan) saya, Otak yang berada di Tubuh Materi, yang tersusun dari milyaran sel, selain berfungsi sebagai pusat kontrol tubuh materi, tubuh biologis, juga berfungsi untuk menjalankan Pemikiran. Apa yang saya maksud dengan Pemikiran? Penjelasannya agar lihat pada bab PIKIRAN berikut.

Jadi, menurut dugaan ngawur saya, OTAK hanya merupakan pusat kecerdasan materi - biologis, tempat pemrosesan Pemikiran yang merupakan hasil Download dari Pikiran. Otak seseorang dikatakan semakin encer bila tak ada hambatan Hormonal, hambatan darah dan pembuluh darah otak, juga kelainan Otak.

Itu hanya dugaan-dugaan saya saja lho.. yang kebenarannya perlu anda buktikan sendiri..

Mengenal Pikiran ( bag.2 )

POTENSI KEKUATAN PIKIRAN

Pernahkah Anda mengalami hal-hal berikut ini?
  • Anda berkeinginan untuk menelpon seseorang dan tiba-tiba orang tersebut sudah lebih dulu ngebel anda? Oohh.. kebetulan sekali!!!! Saya barusan aja mau mencet nomor telepon anda nih..
  • Dalam sebuah perjalanan anda teringat buah hati yang anda tinggal dirumah, dan anda ingin membelikannya sebatang coklat, sesampai dirumah buah hati anda nyeletuk: ”lho kok mama tahu aku pingin coklat sih?”
  • Anda berniat memberi pertanyaan kepada seorang teman, baru sepotong pertanyaan anda ungkapkan, namun teman anda sudah langsung bisa menebak ke arah mana pertanyaan anda dan bisa memberi jawaban dengan pas.
Menurut saya, itu bukanlah contoh-contoh kejadian ”kebetulan” melainkan adalah contoh-contoh komunikasi antar pikiran, atau secara umum dikenal sebagai Telepati.

Ada sebuah acara TV kalau tidak salah berjudul Menembus Batas yang dibawakan oleh Mas Nurcahyo. Ia mampu membaca pikiran orang yang berada jauh darinya dengan detail. Itulah bentuk lain dari Telepati.

Pikiran, tidak hanya dapat dipakai untuk berkomunikasi antar pikiran, masih banyak potensi kekuatan pikiran yang dapat dilatih dan diberdayakan, diantaranya:

Mematikan Rasa Sakit.
Sangat berguna untuk Operasi pembedahan tanpa anestesi dan tanpa hipnosis. Dr. Scudero, seorang ahli bedah yang berpraktek di Spanyol, sering mempraktekkannya. Pasien cukup diyakinkan bahwa pikirannya bisa mengendalikan rasa sakit. Sebagai indikasi bahwa pasien tidak dalam kondisi stress atau tertekan, yang membuat pikiran tidak bisa mengendalikan rasa sakit, bibir dan lidah pasien dalam kondisi basah. Dalam video ”Mind Mistery” yang pernah saya tonton, diperlihatkan bahwa dalam Otak kita terdapat satu wilayah tempat untuk ”On dan Off” rasa sakit. Dimana cara meng ”On dan Off” kan rasa sakit tersebut, cukup dengan ”niat” - kekuatan pikiran kita saja.

Gendam – Membuat seseorang melakukan sesuatu tanpa diminta secara verbal.
Dalam dunia mistis timur atau negara kita tepatnya, ada ilmu Gendam. Ilmu ini ada yang murni karena kekuatan Pikiran Penggendam, ada pula yang menggunakan bantuan makhluk energi lainnya (jin). Gendam bukanlah Hypnosis. Hypnosis yang berasal dari dunia barat, lebih banyak menggunakan kekuatan kata-kata (sugesti) untuk mempengaruhi orang lain atau diri sendiri (self-hypnosis), sedang Gendam menggunakan kekuatan energi pikiran.

Menjadikan Benda (materi) lebih kuat dari biasanya
Dalam praktek ilmu pernafasan (Tenaga Dalam) yang pernah saya ikuti, sebuah Bohlam dijatuhkan ke sepotong keramik lantai. Bukan bohlam yang secara logic-materialistic akan pecah, melainkan keramik lantainya lah yang pecah. Demikian juga pada percobaan mematahkan besi baja dengan gulungan kertas, besi baja bisa patah hanya dengan sabetan gulungan kertas.

Law of Attraction (LOA)
Anda pernah nonton film the Secret yang menghebohkan? yang diprakarsai oleh Rhonda Byrne? Film tersebut bercerita tentang berlakunya hukum ketertarikan (LOA), dalam hidup dan kehidupan manusia dimuka bumi ini, sadar atau tidak sadar: Nasib anda saat ini adalah hasil pikiran anda masa lalu dan nasib anda masa depan sangat ditentukan oleh pikiran anda saat ini. Jadi bisa dikatakan peruntungan jelek anda saat ini adalah buah mindset jelek anda masa lalu. Like attact Like.

Telekinesis
Pikiran konon bisa untuk menggerakkan benda tanpa menyentuhnya dari jarak jauh. Saya tidak berbicara tentang perangkat radio-control lho.... :-) mungkin contoh yang bisa diajukan disini adalah phenomena poltergeist.. Atau contoh yang paling sederhana dari telekinesis adalah pergerakan bandul pendulum.

Sholat Khusuk
Pikiran memiliki peran yang sangat dominan dalam meraih kekhusukan sholat. Tak mungkin sholat dapat khusuk ketika pikiran dibiarkan mengembara kesana dan kemari. Pikiran harus dibuat diam dan tunduk sehingga ”rasa” khusuk itu bisa didapatkan.

Masih banyak lagi potensi kekuatan pikiran yang dapat digali dan dimanfaatkan oleh manusia. Contoh diatas adalah sebagian kecil saja dari potensi-potensi kekuatan pikiran yang dimiliki oleh makhluk yang bernama manusia.

Pertanyaannya:
Benarkah yang disebutkan diatas merupakan kekuatan dari Pikiran? Bagaimana penjelasan dari semua kejadian tersebut? Mengapa bisa demikian? Apakah Pikiran itu sesungguhnya?

Mengenal Pikiran ( bag.1 )

LIMBAD atau JOE SANDY ?

Halooo? Pernah nonton aksi duel antara LIMBAD melawan JOE SANDY di acara The Master di RCTI? Lawan-lawan Limbad dan juga banyak komentar yang mengatakan bahwa Limbad hanya mengandalkan kekuatan Otot-Doang. Sementara Joe Sandy mengandalkan kekuatan Otak. Benarkah demikian?
Jika saya yang ditanya, maka akan saya jawab: Dua-duanya salah. Yang betul, dua-duanya mengandalkan KEKUATAN PIKIRAN. Lho kok ?

Jika Limbad hanya mengandalkan kekuatan otot saja, pertanyaan saya :
  • Bagaimana mungkin otot kulit yang dikait, sanggup menahan beban tubuh?
  • Bagaimana mungkin kaki dan tubuhnya mampu bertahan digilas dengan mesin Stoom (slender perata jalan)?
  • Bagaimana mungkin tajamnya pedang yang dipakai sebagai anak-tangga tidak mampu melukai kulit telapak kaki Limbad?
  • Atau bagaimana mungkin sebatang lampu neon (TL) sanggup menahan beban tubuh Limbad?
Atraksi-atraksi yang ditunjukkan oleh Limbad tersebut menurut pemahaman saya menyuguhkan pertunjukan (pengendalian) KEKUATAN PIKIRAN yang luar-biasa dari seorang manusia.

Joe sandy juga tak kalah bagus. Dengan kekuatan pikirannya, ia mampu menghitung soal matematika yang menghasilkan angka 9 digit (ratusan juta) dengan sangat cepat. Jauh lebih cepat dari proses kalkulasi tiga orang yang menghitung dengan alat bantu. Luar-biasa bukan? Bagaimana ia melakukannya?

Menurut dugaan saya, Joe tidak menghitung secara manual atau konvensional (2X2=4), tetapi dengan kekuatan pikirannya, ia bisa melihat hasil akhirnya. Jadi sebetulnya Limbad dan Joe Sandy sama-sama menggunakan kekuatan pikiran, atau lebih dikenal sebagai Pikiran Bawah Sadar. Hanya saja keduanya berbeda jurusan.

Yang menjadikan Limbad kalah dari Joe Sandy adalah karena Limbad tidak mengeluarkan kata-kata selain terimakasih.... Lha kepriben yakk?? Tegal memang lakapadane.. Lagian, Limbad tidak punya tim-kreatif yang bisa mengemas atraksinya dengan skenario yang lebih dinamis-modern. Jika iya.. bisa jadi David Copperfield akan punya saingan berat..

Kiat Menjadi Suami yang Sholeh

Jika ada seorang istri yang sholehah yang selalu memperhatikan, melayani suami dengan segala kebaikan. Ia juga selalu menuruti segala perintah dan memenuhi keinginan sang suami dengan kepatuhan yang sempurna. Menjaga ibadahnya dan selalu mengingatkan suami untuk berlomba mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia menjadi istri yang manis dan selalu hangat di samping suaminya, serta menjadi teman perjalanan yang menyenangkan. Tidak banyak menuntut dan menerima dengan rasa syukur apapun dan seberapapun rezeki yang didapat suami.

Bukankah tidak ada alasan lagi bagi sang suami untuk tidak membalasnya dengan menjadi suami yang sholeh, penuh perhatian dan kasih sayang. Demikian beberapa kiat untuk menjadi suami yang sukses:

1. Berdandanlah untuk istri anda, selalu bersih dan wangi.
Sesering apakah kita tampil di depan istri dengan pakaian ala kadarnya? Sama halnya dengan suami yang menginginkan istrinya kelihatan manis untuknya, setiap istri juga menginginkan suaminya berdandan untuknya. Sebagai contoh, ingat, bahwa Rasulullah SAW selalu menggosok giginya terlebih dulu sebelum menemui istrinya setelah bepergian. Beliau juga selalu menyukai senyum yang paling manis.

2. Panggillah istri anda dengan nama yang cantik.
Rasulullah SAW mempunyai nama panggilan untuk istri-istrinya yang sangat mereka sukai. Panggillah istri anda dengan nama yang paling indah baginya dan hindari menggunakan nama-nama yang menyakitkan perasaan mereka.

3. Jangan memperlakukan seorang istri seperti lalat.
Kita tidak pernah menghiraukan seekor lalat di dalam kehidupan kita sehari-hari, tahu-tahu dia menjadi penyakit buat kita. Sama halnya seorang istri yang berbuat baik sepanjang hari, jika tidak pernah mendapat perhatian dari suaminya, maka dia juga akan memperlakukan suaminya bagai sebuah penyakit. Jangan sekali-kali perlakukan dia seperti ini; kenali semua kebaikan yang dia lakukan dan pusatkan perhatian padanya.

4. Jika anda melihat kesalahan dari istri anda
cobalah untuk diam dan tidak berkomentar apa pun! Ini adalah cara Rasulullah SAW yang biasa dilakukan saat beliau melihat sesuatu yang tidak pantas dilakukan istri-istrinya (radhiyallahu ‘anhuma). Ini adalah teknik bagi seorang Muslim sebagai kepala rumah tangga.

5. Tersenyum untuk istri anda kapan saja anda melihatnya dan memeluknya sesering mungkin.
Senyuman adalah shadaqah dan istri anda termasuk ummat muslim juga. Bayangkan hidup dengannya dengan senyum yang selalu tersungging. Ingatlah, sunnah juga menerangkan bahwa Rasulullah SAW selalu mencium istrinya sebelum pergi sholat ke masjid, bahkan saat beliau sedang berpuasa.

6. Berterima-kasihlah untuk semua yang dia lakukan untuk anda.
Sekecil apapun yang istri anda lakukan buat anda, jangan sekali-kali menganggapnya sebagai hal sepele. Berterima-kasihlah, karena ucapan terima kasih anda sungguh berarti bagi istri anda dan akan terukir indah di hatinya. Ambil contoh, ucapkan terima kasih untuk ketika usai makan malam yang dia sediakan. Juga untuk kebersihan rumah dan selusin pekerjaan yang lainnya.

7. Jangan mengecilkan keinginannya.
Hiburlah dia. Kadang-kadang seorang suami perlu mengabulkan permintaan istrinya. Rasulullah SAW memberikan contoh buat kita dalam sebuah kejadian ketika Safiyyah radhiyallahu ‘anha menangis karena dia (Safiyyah) berkata bahwa beliau (Rasulullah) memberikan sebuah unta yang lamban. Rasulullah pun menyapu air matanya, menghiburnya, dan membawakannya sebuah unta yang lain.

8. Penuh humor dan bermain-mainlah dengan istri anda.
Lihatlah betapa Rasulullah SAW pernah bertanding lari dengan istrinya Aisyah radhiyallahu ‘anha di sebuah padang, dan membiarkan Aisyah memenangkannya. Kapan saat terakhir kita melakukan hal seperti itu?

9. Ingatlah selalu sabda Rasulullah SAW:
“Yang terbaik di antara kalian adalah yang memperlakukan keluarganya dengan baik. Dan aku adalah yang terbaik memperlakukan keluargaku.” Cobalah jadi yang terbaik. Sebagai kata akhir: Jangan pernah lupa berdo’a kepada Allah Azza wa Jalla, agar membuat pernikahan anda bahagia.

Content List

PESONA WISATA

Followers