Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in
graphic myspace at Gickr.com

GUEST LIST

Tampilkan postingan dengan label Pesona Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesona Wisata. Tampilkan semua postingan

Objek Wisata di Sumatera Selatan

Kawah Tekurep


Kompleks Pemakaman ini sekarang masuk dalam kawasan Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selengkapnya Klik : Disini

Kerajaan Sriwijaya 


Kerajaan Sriwijaya berpusat di daerah yang sekarang dikenal sebagai Palembang di Sumatra. Pengaruhnya amat besar meliputi Indonesia, Semenanjung Malaysia dan Filipina. Kekuasaan Sriwijaya merosot pada abad ke-11. Kerajaan Sriwijaya mulai ditaklukkan oleh berbagai kerajaan Jawa, pertama oleh kerajaan Singosari (Singhasari) dan akhirnya oleh kerajaan Majapahit.
Selengkapnya Klik Disini

Benteng Kuto Besak


Bangunan ini dibangun selama 17 tahun di mulai pada tahun 1780 dan diresmikan pemakaiannya pada hari senin tanggal 21 Februari 1797. Pemprakarsa pembangunan benteng ini adalah Sultan Mahmud Badaruddin I (1724 - 1758) dan pembangunannya dilaksanakan oleh Sultan Mahmud Badaruddin, sebagai pengawas pembangunan dipercayakan kepada orang-orang China. Selengkapnya Klik Disini

Rumah Tradisional Limas

Rumah Limas merupakan prototipe rumah tradisional Palembang. Selain ditandai dengan atapnya yang berbentuk limas, rumah tradisional ini memiliki lantai bertingkat tingkat yang disebut Bengkilas dan hanya dipergunakan untuk kepentingan keluarga seperti hajatan. Para tamu biasanya diterima diteras atau lantai kedua.
Selengkapnya Klik Disini



Pulau Kemaro
Ditengah sungai Musi terdapat sebuah pulau bernama Pulau kemaro Nama tersebut berarti pulau yang tidak pernah tergenang air, walaupun air pasang besar, pulau tersebut tidak akan kebajiran dan akan terlihat dari kejauhan terapung-apung diatas perairan .Sungai Musi.Pulau ini mempunyai Legenda tentang kisah cinta Siti Fatimah putri Raja Palembang yang dilamar oleh anak Raja China yang bernama Tan Bun Ann. Selengkapnya Klik Disini







Jembatan Ampera


Jembatan ini dibangun diatas sungai Musi dengan panjang 1.177 meter, lebar 22 meter dan tinggi diatas permukaan air 11, 50 meter, dengan dana pampasan perang dari Pemerintah Jepang atas perintah Soekarno pada bulan April 1962 dan diresmikan Mei 1965.

Orang menyebutnya Jembatan AMPERA karena pemakaiannya secara resmi dilakukan pada saat masa menegakkan Orde Baru yang sebelumnya bernama Jembatan "Musi". Jembatan AMPERA berarti jembatan Amanat Penderitaan Rakyat.

Bagian tengan jembatan ini dulu dapat diangkat dan dilalui kapal yang tingginya maksimum 44,50 meter , sedangkan bila tidak diangkat hanya 9 meter, namun pada saat ini mobilitas penduduk semakin tinggi dan jumlah kendaraan bertambah banyak serta dasar lain yang bersifat teknis maka pada tahun 1977 jembatan tersebut tidak dapat lagi dinaikkan bagian tengahnya. Pada tahun 2004 jembatan ini direnovasi.

Danau Ranau
Danau Ranau adalah danau terbesar kedua di Sumatera, danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Terletak pada posisi 4°51′45″bujur selatan dan 103°55′50″bujur timur.

Secara geografis topografi danau ranau adalah perbukitan yang berlembah hal ini praktis menjadikan danau Ranau memiliki cuaca yang sejuk.

Terletak diwilayah kecamatan Banding Agung dengan jarak 125 km dari Baturaja ibukota kabupaten OKU. Danau Ranau luas 8x16 km dengan latar belakang gunung Seminung, sekitar danau di kelilingi oleh bukit dan lembah sehingga hembusan angin di kawasan ini tidak terlalu kencang.

Pada malam hari udara sejuk dan pada siang hari cerah suhu berkisar antara 20 derajat-26 derajat Celsius. Diatas perbukitan dan lembah sekitar danau terdapat perkebunan kopi, tembakau, cengkeh, kayu manis dan palawija.

Pada sisi lain dikaki gunung Seminung terdapat sumber air panas alam yang keluar dari dasar danau. Tempat lain yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Marisa yang terletak tidak jauh dari air panas.

Museum Bala Putra Dewa
Museum ini dibangun pada tahun 1977 dengan arsitektur tradisional Palembang diatas areal seluas 23.565 meter persegi dan diresmikan pada tanggal 5 November 1984.

Pada mulanya museum ini bernama Negeri Provinsi Sumatera Selatan, selanjutnya berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 1223/1990 tanggal 4 April 1990 Museum ini diberi nama Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan Bala Putra Dewa.

Nama Bala Putra Dewa berasal dari nama seorang raja Sriwijaya yang memerintah pada abad VIII-IX yang mencapai kerajaan Maritime.

Air Terjun Curup Tenang
Air Terjun Curup Tenang Ini merupakan air terjun tertinggi di Sumatera Selatan yang terletak dekat desa Bedegung , Kecamatan Tanjung Agung sekitar 56 km di selatan muara enim. Air terjun setinggi 99 meter ini bersumber dari mata air yang tak pernah kering di celah bukit barisan dan kebawah membentuk sebuah sungai kecil yang deras. Curup Tenang merupakan objek wisata alam andalan daerah ini.

Berlokasi di kecamatan Tanjung Agung.
Jalan untuk menuju kelokasi wisata air terjun cukup lancar dengan menggunakan kenderaan bis dengan waktu tempu dari kota Muara Enim 1 jam perjalanan ( 45 Km ) dan dari kota Palembang dengan waktu tempuh 3 jam ( 210 Km )


Objek Wisata di Sumatera Barat

Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai jenis daearah dan tempat wisata, baik wisata alam maupun wisata sejarah, diantaranya yang sangat sering dikunjungi adalah sebagai berikut :

Danau Singkarak
Merupakan danau yang terbesar di Sumatera Barat dengan panjang 21 km yang terletak di pinggir jalan raya Padang Panjang – Solok. Di sekitar danau terdapat beberapa tempat untuk beristirahat dan bersantai serta tersedia juga berbagai fasilitas sampan, boat dan hotel. Tersedia juga fasilitas untuk mengelilingi danau dengan pemandangan yang indah.
Danau Maninjau
Merupakan danau yang cukup indah dan menarik yang terletak lebih kurang 36 km dari Kota Bukittinggi, dapat ditempuh dengan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan sebutan kelok 44 (kelok ampek-ampek). Di danau ini tersedia fasilitas untuk berenang, memancing, sepeda air yang cukup mengasyikan serta terdapat juga hotel dan homestay yang cukup representative.

Danau Atas dan Danau Bawah 

Danau Atas
Danau Bawah
Kedua danau ini dikenal dengan sebutan Danau Kembar. Kedua danau tersebut terletak di Desa Pasar Simpang, Kecamatan Lembayang Jaya, Kab. Solok, berjarak kurang lebih 47 km dari Kota Solok dan 56 km dari Kota Padang. Keunikan dari danau kembar tersebut adalah untuk menuju Danau Di atas, kita harus melalui jalan yang menurun sedangkan untuk menuju Danau Dibawah, kita harus melalui jalan yang mendaki. Di sekitar danau ditanam buah markisa dengan rasa yang manis, sayur-sayuran, dan kentang.

Jam Gadang

Jam Gadang merupakan bangunan menara yang tinggi menjulang dengan megahnya, beratapkan khas Minangkabau, terletak di tengah kota Bukittinggi. Jam Gadang menjadi landmark dan lambang kota Bukittinggi, dibangun di atas bukit yang bernama Bukit Kandang Kerbau pada jaman Pemerintahan Belanda tahun 1827 oleh Contraleur (Sekretaris Kota) Rook Maker.

Dari puncak menara kita dapat menikmati dan menyaksikan betapa indahnya alam di sekitar kota Bukittinggi yang dihiasi Gunung Merapi, Gunung Singgalang, Gunung Sago dan Ngarai Sianok. Selain itu, Jam Gadang juga berguna sebagai penuntun bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui waktu. Hal yang unik pada Jam Gadang adalah angka 4 yang tertulis IIII.

Benteng De Kock 

Benteng ini dibangun di pincak di dalam kota Bukittinggi tahun 1825 pada waktu terjadi perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dan Harimau Nan Salapan terhadap Belanda. Disekitar Benteng ini masih dapat kita lihat meriam kuno periode abad XIX Masehi. Tempat yang luas ini telah dihiasi dengan taman sebagai tempat ketinggian menyaksikan, Ngarai Sianok dan perbukitan sekitarnya terdapat meriam kuno dan bangunan benteng. Ini merupakan tempat terbaik di Bukittinggi menyaksikan Sunset.






Gedung Tri Arga / Istana Bung Hatta

Gedung yang terletak di kota Bukittinggi ini masa dahulu merupakan pusat pemerintahan darurat Republik Indonesia tahun 1947. Hal ini disebabkan oleh agresi Belanda yang ingin memecah belah bangsa kita. Untuk mengenang jasa Proklamator Bung Hatta, gedung Tri Arga diganti nama dengan Istana Bung Hatta.

Terowongan / Goa Jepang
Terowongan ini panjangnya lebih 1.400 meter berkelok-kelok dibuat oleh tentara Jepang pada periode 1942, terletak di tengah taman panorama di Ngarai Sianok di bawah kota Bukittinggi, dengan lebar lebih 2 meter. Di dalam gua terdapat berbagai keperluan ruangan untuk kantor, rumah sakit, makanan dan persenjataan. Pintu masuk gua terdapat dibeberapa tempat, seperti di Ngarai Sianok, di Panorama, di samping Istana Bung Hatta dan di Kebun Binatang Bukittinggi. Rakyat setempat menamakan ini adalah Lobang Jepang.

Ngarai Sianok
Ngarai Sianok terletak di Pusat kota Bukittinggi, membujur dari Selatan Nagari Koto Gadang terus ke Utara, Nagari Sianok Enam Suku dan berakhir di Palupuh dengan panjang 15 km, kedalaman 100 meter dan lebar 200 meter. Ngarai Sianok atau Lembah Pendiam ini merupakan suatu lembah yang indah, hijau dan subur, didasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing yang berwarna-warni dengan latar belakang gunung Merapi dan Singgalang yang menghijau merupakan alam yang mempesona. Keunikan Ngarai ini mudah dicapai, sebuah Ngarai di pusat kota yang tidak ditemui di kota-kota lainnya di dunia. Keindahan alam Ngarai Sianok yang mempesona itu selalu diabadikan oleh wisatawan dengan mengambil foto-foto serta sebagai imajinasi bagi para pelukis. Perjalanan menjelajah dengan melalui jalan setapak di lembah Ngarai merupakan rekreasi yang menarik, bila perjalanan terus keseberang Ngarai dalam waktu 45 menit anda akan sampai di Nagari Koto Gadang sebagai Nagari asal beberapa orang pemimpin bangsa Indonesia antara lain : H.Agus Salim dan Emil Salim.

Lembah Anai
Lingkungan Lembah Anai sangat mengagumkan. Hutan tropis yang lebat yang mengesankan dan merupakan hutan lindung. Didasarnya mengalir Sungai Batang Anai dengan airnya yang bening dan kelihatan sebuah air terjun setinggi 40 meter dekat sekali dengan jalan raya.


Embun Pagi
Sebelum mencapai Danau Maninjau kita akan berhenti sejenak di Embun Pagi di desa Padang Gelanggang 24 km dari Bukittinggi untuk menikmati udara yang sejuk dan nyaman sambil memandang keindahan Danau Maninjau dengan airnya yang membiru serta dikelilingi oleh bukit-bukit yang menghijau.



Ngalau Indah
Dua km sebelum memasuki kota Payakumbuh dari arah Bukitinggi kita akan sampai ke sebuah gua alam dengan stalagnit dan stalagmit pada langit-langit gua yang cukup menarik. Di dalam gua ini kita akan mendengar suara kelelawar yang berterbangan di sekitar kita dan merasakannya tanpa dapat melihatnya. Di luar gua ini kita akan menikmati taman dengan pohon-pohon yang rindang menambah kesejukan dan keindahan alam.

Lembah Harau
Merupakan cagar alam dengan bukit kapur yang curam dengan ketinggian 100 sampai 150 m yang terletak 14 km dari Payakumbuh. Disini juga ditemui lima buah air terjun yang selalu mencurahkan airnya yang jernih. Di tempat ini juga tersedia fasilitas untuk berkemah bagi wisata remaja dan kegiatan mengelilingi cagar alam melalui jalan setapak. Direncanakan cagar alam ini akan menjadi taman margasatwa yang pertama di luar Pulau Jawa.

Pulau Sikuai
Pulau Sikuai, salah satu pulau yang terletak di sisi barat Pulau Sumatera hanya terletak sekitar setengah mil laut dari kota Padang dan dapat dicapai menggunakan kapal angkutan khusus dengan waktu tempuh 35 menit berangkat dari dermaga airud Bungus. Pengunjung pulau dapat menginap di hotel resort yang dilengkapi fasilitas hotel berbintang dua. Resort ini menyediakan 21 buah cottage dengan kapasitas sekitar 45 kamar. Selain menikmati keindahan pantai dan wisata bahari, trekking mengitari pulau atau menjelajahi hutan alam sampai panjat tebing juga dapat dilakukan oleh pengunjung yang senang petualangan alam.

Bukit Mangkisau
Bukit Langkisau memiliki ketinggian 1.000 kaki yang terletak antara Desa Salido dan Kota Painan-Pesisir Selatan. Selain dapat menikmati pemandangan yang memukau ke laut lepas, kawasan bukit langkisau juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga terbang layang dengan lokasi pendaratan di pantai Carocok atau pantai Salido.


Pulau Cubadak
Pulau Cubadak adalah salah satu pulau di kawasan Mandeh – Pesisir Selatan yang telah dikelola menjadi objek wisata berskala internasional oleh investor dari Italia. Resor ini memiliki 13 bungalows dan satu suite dengan arsitektur alam yang didukung oleh beberapa sarana penunjang untuk kegiatan diving, fishing, dan snorkeling. Resor ini dilengkapi pula dengan motor boat, dermaga dan beberapa fasilitas bahari lainnya.


Pantai Mentawai
Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan ibu kota Tua Pejat – Sipora berada lebih kurang 135 km dari Kota Padang dapat dicapai melalui laut dengan memakan waktu antara 6-10 jam. Selain memilki pantai yang indah dengan hamparan pasir putihnya, aktivitas wisata atraksi atau bahari yang terkenal adalah kegiatan selancar (surfing) yang dapat dilakukan disekitar pulau Siberut dan Sipora. Akomodasi bagi pengunjung terdapat di beberapa kota kabupaten dan kecamatan.

Balai Campago
Balai Campago terletak di suatu bukit yang sangat indah dengan udara yang sejuk serta kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram, tepatnya di Desa Campago Cuguak Bulek, Mandiangin Koto Salayan Kota Bukittinggi, 4 km dari pusat kota Bukittinggi. Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan angkutan darat dalam waktu 10 menit dari pusat kota Bukittinggi dan 1 jam 45 menit dari Padang. Balai Campago berdiri di atas tanah seluas 8.038 m2 dengan luas bangunan 3.054 m2 terdiri dari 2 buah bangunan VIP, 1 buah bangunan utama terdiri dari 3 kamar Superior dan 17 kamar standar yang semuanya dilengkapi dengan perabot. Fasilitas yang ada di Balai Campago adalah ruang serbaguna dengan kapasitas 40 orang, lapangan tenis, lobby, lounge teras, jogging track, coffe shop outdoor, deck pandang, menara, musholla dan tempat parkir yang memadai. Fasilitas tersebut dalam waktu dekat akan ditambah dengan kolam renang dan taman bermain. Dari Balai Campago dapat terlihat seluruh keindahan kota Bukittingi, seperti 2 buah pegunungan yang berderet melingkari kota Bukittinggi dan rumah-rumah adat yang terhampar di bawah Bukit Campago.



Objek Wisata di Bangka Belitung

Pantai Tanjung Pesona
Pantai ini terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat. Berjarak 9 km dari kota Sungailiat. Pantai ini berada ditengah tempat antara Pantai Teluk Uber dan Pantai Tikus. Pantai ini mempunyai panorama laut lepas, diatas tanjung dengan bebatuan yang besar. Pantai ini juga telah dilengkapi fasilitas wisata, dengan klasifikasi hotel berbintang tiga.Pantai Tanjung Pesona ...

Pantai Parai Tenggiri
Pada awalnya, masyarakat sungailiat menyebut pantai ini sebagai pantai Hakok, kmudian sebagai pantai Tenggiri. Pantai Parai merupakan pantai paling indah dideretan pantai timur Pulau Bangka. Sejak dulu ketika masih disebut Hakok, pantai ini merupakan kawasan yang paling digemari untuk dikunjunggi oleh masyarakat setempat.
Innformasi Lengkap Klik Gambar ===== >>>

Pantai Matras
Pantai Matras yang terletak di Desa Sinar Baru dan berjarak tempuh lebih kurang 20 km dari kota Sungailiat ke arah utara, mempunyai akses yang sangat mudah karena terdapat fasilitas jalan aspal yang mulus dan lebar. Semua jenis kendaraan dapat memasuki pantai hingga ke bibir pantai yang berpasir putih dan landai sepanjang 5 km dari ujung selatan hingga semenanjung di ujung utara. Pantai ini dilatar belakangi pepohonan kelapa dan aliran sungai alami, hingga sering disebut sebagai Pantai Surga.

Pantai Tikus
Pantai tikus terletak di Desa Rebo Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat. Pantai ini masih alami, cukup menarik untuk dikunjungi. Bentuk pantainya yang cekung, berpasir putih nan halus, yang sangat memikat wisatawan untuk datang berkunjung lagi.




Pantai Tanjung Pendam
Pantai Tanjung Pendam berada di pusat kota Tanjungpandan. Menjelang senja kita dapat menyaksikan pemandangan yang menakjubkan saat matahari kembali keperaduannya, dimana terlihat sinarnya yang beraneka ragam. dibagian depan pantai ini terdapat pulau Kalamoa. Pantai ini sudah dikemas oleh PEMDA setempat sedemikian rupa sehingga menjadi taman tepi pantai yang nyaman bagi warga kota. Bagi pengunjung dari kota Tanjungpandan, maupun pengunjung dari luar pulau Belitung, tidak ada pantai terdekat yang seindah, karena pantai Tanjung Pendam menyajikan panorama yang spektakuler dengan sunset-nya. Panorama paling indah terjadi ketika sang surya turun berlahan ke dalam laut, dengan latar depan sebuah kapal keruk yang terus beroperasi, tanpa terdengar suara, kecuali hingar bingar musik dari kios di ujung kiri pantai ini. Ditambah lagi dengan adanya bangkai perahu kandas dilaut, dengan latar depan pohon-pohon cemara, semua ini memperindah panorama.

Pantai Tanjung Tinggi
Pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang di apit oleh dua semenanjung. Pantai Tanjung Tinggi, yang berjarak lebih kurang 2 Km dari Pantai Tanjung Kelayang, merupakan sebuah pantai yang dapat melahirkan "misteri". Pengunjung seolah-olah berada dikawasan yang penuh dengan khayalan. Pantai ini berbentuk teluk kecil sepanjang lebih kurang 100 m, berpasir putih bersih dengan tebaran bebatuan granit yang tersusun indah. Di ujung bagian timur, terdapat tumpukan bebatuan yang salah satu celahnya membentuk sebuah "lorong" yang dapat dilalui. Udara di lorong batu itu sangat sejuk, serasa diruang berpendingin-udara. Di seberang pantai ini juga telah dibangun "The Villa Lor in Tanjung Tinggi" dengan fasilitas yang lengkap yang merupakan cikal bakal resort terbesar di Kepulauan Bangka Belitung.

Pantai Tanjung Kelayang
Pantai Tanjung Kelayang yang terletak lebih kurang 27 Km dari kota Tanjung Pandan, merupakan panorama wisata yang eksotis. Dengan pasir putih yang halus bagaikan tepung, pantai ini membentuk teluk hamparan bebatuan granit di ujung barat sehingga membuat panorama sangat menarik. Di pinggir pantai yang jernih ini terdapat tonggak-tonggak tempat nelayan menambatkan perahu-perahu mereka sebelum melaut.

Pantai Bukit Perahu
Pantai Bukit Berahu hanya berjarak 18 Km dari Kota Tanjung Pandan, letaknya diatas bukit dengan akses jalan aspal yang mulus. Inilah panorama laut dari koridor restoran. Pada pagi hari banyak perahu-perahu nelayan ditambatkan ditepi pantai sehingga menambah kecantikan pantai ini. Namun ketika malam tiba, perahu-perahu nelayan ini berpindah ke tengah laut untuk mencari ikan. Lampu-lampu perahu itu memberikan panorama lain lagi bagaikan gugusan bintang-bintang dilangit menciptakan suasana romantis sepanjang malam dengan irama deburan ombak yang tidk pernah putus-putusnya.

Pantai Lengkuas
Pulau Lengkuas ini merupakan sebuah pulau yang berdekatan dengan objek wisata Pantai Tanjung Kelayang. Jarak tempuh dari Pantai Tanjung Kelayang menuju pulau tersebut dengan perahu mesin memakan waktu 30 menit. Objek wisata ini berada di Kecamatan ijuk. Pulau ini terkenal dengan mercusuar yang masih berdiri tegak, dibangun pada tahun 1882 oleh pemerintah Kolonial Belanda. Sampai saat ini mercusuar tersebut mesih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.

Objek Wisata lainnya :
Untuk mengetahui selengkapnya Bangka Belitung silahkan Klik Disini

Objek Wisata di Kepulauan Riau

Pulau Penyengat
Pulau Penyengat atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam sebutan sumber-sumber sejarah, adalah sebuah pulau kecil yang berjarak kurang lebih 6 km dari Kota Tanjung Pinang, pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berukuran kurang lebih 2.500 meter x 750 meter, dan berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat dituju dengan menggunakan perahu bot atau lebih dikenal bot pompong. Dengan menggunakan bot pompong, memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Pulau Penyengat merupakan salah satu obyek wisata di Kepulauan Riau. Salah satu objek yang bisa kita liat adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi.

Pada abad ke-18, Raja Haji membangun sebuah benteng di Pulau Penyengat, benteng tersebut tepatnya berada di Bukit Kursi, disana ditempatkan beberapa meriam sebagai basis pertahanan Bintan Ia menguasai wilayah istrinya Raja Hamidah tahun 1804. Anaknya kemudian memerintah seluruh kepulauan Riau dari Pulau Penyengat. Sementara itu, saudara laki-lakinya memerintah di Pulau Lingga di sebelah selatan dan mendirikan Kesultanan Lingga-Riau.

Galery : 

Makam Raja-Raja ( Raja Ja'far dan Raja Ali Marhum Kantor ) yang berada di tengah tengah Pulau Penyengat
Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat








Selamat Datang di Pulau Penyengat








Komplek Istana Kantor sebagai Objek Pariwisata di Pulau Penyengat







Makam Engku Putri Raja Hamidah ( Wafat 12/7/1844 )









Gunung Daik "Bercabang Tiga" di Kabupaten Lingga 
Bila anda berkunjung ke Prov. Riau, sempatkan lah bertamasya ke Kab.Lingga, Sebab selain mentimpan situs-situs dan benda bersejarah yang berusia ratusan tahun, Kabupaten yang dijuluki Bunda Tanah Melayu ini juga memiliki Destinasi Wisata



Gunung Bintan di Pulau Bintan
Berwisata Ke Pulau Bintan, Kep.Riau, belum lengkap kalau belum menyambangi Gunung Bintan. satu-satunya Gunung di Pulau Bintan ini sebenarnya mirip dengan sebua bukit, Karena ketinggiannya hanya sekitar 400 m dari permukaan laut.



Galery Pantai di P.Bintan :



Objek Wisata di Riau

Pantai Selat Baru di Bengkalis
Pantai Selat baru merupakan Pantai terindah kedua setelah Pantai Rupat Utara, Nama Pantai Selat baru sendiri diambil dari nama desa dimana pantai ini berada, Desa Selat Baru, yang juga menjadi Ibukota Kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan Pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan.

Mal SKA
Mal SKA merupakan salah satu pusat perbelanjaan modern yang terletak di barat kota Pekanbaru yaitu di persimpangan jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta. Restoran yang terdapat di Mal ini antara lain adalah Solaria dan RiceBowl. Waralaba seperti J.Co dan BreadTalk membuka cabang di mal ini. Di tempat ini juga terdapat sebuah hipermarket bernama Hypermart

Pasar Bawah
Pasar Bawah terletak di utara Pekanbaru, merupakan pusat perbelanjaan barang-barang antik, aksesories rumah tangga dari dalam dan luar negeri, seperti keramik, karpet, lampu-lampu antik dan elektronik. Pasar ini juga menyediakan barang-barang bekas. Pasar Bawah dianugrahi sebagai pasar tradisional terbersih untuk kategori kota besar pada tahun 2007.


PLTA Koto Panjang
Kawasan PLTA Koto Panjang tidak semata mata sebagai sumber tenaga Listrik dan Air bersih, tetapi juga menyimpan nilai historis bagi masayarakat Kab.Kampar dan Kab.Lima puluh kota khususnya serta Masyarakat Provinsi Riau dan Sumatera Barat umumnya. Pembangunan Kawasan PLTA Koto Panjang dimulai tahun 1979

Danau Napangga-Rokan Hilir
Menurut Legenda danau dengan luas 500 Ha ini pada jaman dahulunya merupakan tempat persinggahan raja. Tidak jauh dari Kawasan ini tinggal masyarakat Bonai, salah satu penduduk asli yang tinggal di Rokan Hilir. Pesona alam nya Indah dan air danaunya tenang.


Masjid Raya Senapelan
Masjid Raya Senapelan pertama kali di bangun oleh Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah pd Tahun (1766-1780 M), Raja ke Empat kerajaan Siak Indrapura, Sekitar Tahun 1762 M, Kemudian Pembangunan nya diteruskan oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, Raja ke Lima Kerajaan Siak Indrapura

Candi Muara Takus
Terletak di Kabupaten Kampar, Candi Muara Takus merupakan candi penganut Agama Budha. Ada yang berpendapat bahwa candi merupakan peninggalan Agama Budha yang satang dari India, karena bentuknya mirip dena candi Acoka yang ada di India.


• Wisata Kebun Binatang Kasang Kulim

• Wisata Rekreasi Danau Buatan Pekanbaru

• Wisata Taman Putri Kaca Mayang

• Obyek Wisata Riau, Istana Siak Sri Indrapura

• Wisata Religius, Masjid Jami' Air Tiris, Kampar

• Wisata Religius Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Riau

• Info Objek Wisata Religius Islamic Center Bangkinang

Content List

PESONA WISATA

Followers